DPC PKN Binjai dan Langkat Solid Hadiri Rakornas Sumut, Siap Kerja Nyata untuk Rakyat
MEDAN Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) Kota Binjai dan Kabupaten Langkat menghadiri Rapat Koordinasi Nasio
POLITIK
JAKARTA -Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Sugiyanto mengungkapkan bahwa kebijakan efisiensi anggaran yang dilakukan terhadap MA sebesar Rp2,2 triliun berdampak pada kualitas pelayanan di pengadilan daerah. Sugiyanto menyatakan bahwa hal tersebut menyebabkan pelayanan di pengadilan tidak dapat terlaksana secara maksimal.
"Ya pastinya pelayanan di daerah atau di setiap tempat tidak bisa terpenuhi ya, artinya tidak bisa maksimal, karena dengan anggaran yang istilahnya dikurangi atau diblokir, atau namanya efisiensi tadi," ujar Sugiyanto saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (12/2/2025).
Meskipun demikian, ia menegaskan bahwa efisiensi anggaran tidak berdampak pada gaji dan tunjangan hakim, karena alokasi dana untuk gaji sudah disiapkan dalam belanja pegawai. "Karena gaji dan tunjangan itu sebenarnya masuk di belanja pegawai, gaji tunjangan masuk belanja pegawai sehingga tidak berdampak, tidak berpengaruh," tambahnya.
Efisiensi yang dilakukan Mahkamah Agung tahun ini mencapai Rp2.288.100.000.000 dari total anggaran sebesar Rp12.684.119.652.000. Sejauh ini, realisasi anggaran MA baru mencapai 11,53%, dengan sisa anggaran yang terbatas sebesar 88,47%.
Pemblokiran anggaran tersebut melibatkan beberapa sektor, termasuk blokir untuk data dukung sebesar Rp104.150.170.000, blokir perjalanan dinas sebesar Rp253.483.035.000, serta efisiensi anggaran sebesar Rp1.930.466.795.000. Dampak pemblokiran akun perjalanan dinas (akun 524) menyebabkan penurunan kualitas pelayanan publik, termasuk di MA.
Beberapa dampak yang dirasakan akibat efisiensi anggaran ini adalah:
1.Bantuan transportasi hakim hanya cukup untuk 6 bulan.
2.Pelayanan terpadu sidang keliling pengadilan negeri, Pengadilan agama/Mahkamah Syariah hanya bisa berlangsung 6 bulan, sedangkan pengadilan militer hanya dapat diselenggarakan 1 kali setahun.
3. Biaya mutasi hakim tidak dapat dibayar sepenuhnya.
4. Pembebasan biaya perkara (prodeo) terganggu.
5. Tunda pelaksanaan pelatihan dan pendidikan untuk calon hakim serta pelatihan teknis lainnya.
Selain itu, berbagai kegiatan pelatihan, seperti sertifikasi hakim niaga, mediator, dan pelatihan terkait hak kekayaan intelektual, juga harus ditunda atau tidak bisa dilaksanakan sepenuhnya. Bahkan, perjalanan dinas ke luar negeri yang biasanya dilakukan oleh hakim pun tidak dapat dilaksanakan karena kendala anggaran.
Sugiyanto berharap agar kondisi ini dapat segera diselesaikan agar pelayanan publik melalui lembaga peradilan dapat kembali maksimal.
(0z/n14)
MEDAN Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) Kota Binjai dan Kabupaten Langkat menghadiri Rapat Koordinasi Nasio
POLITIK
JAKARTA Anggota DPD RI/MPR RI Bustami Zainudin menilai penyematan julukan Bapak Infrastruktur kepada Presiden ke7 RI Joko Widodo (Jok
NASIONAL
BANDA ACEH Tokoh perdamaian Aceh sekaligus mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) mengajak seluruh elemen masyarakat memanfaatkan 21
NASIONAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby Nasution menegur Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Kota Pemata
PEMERINTAHAN
JAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membeberkan perkembangan terbaru terkait gempa bumi yang mengguncang Nusa T
NASIONAL
SOLOK Percepatan pemulihan pascabencana di Kabupaten Solok dan Kota Solok, Sumatera Barat, terus dikebut. Sejumlah sektor menjadi priori
NASIONAL
AGAM Pembangunan hunian tetap (huntap) bagi masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, mulai memasuki tahap pelaksa
NASIONAL
NAGAN RAYA Pemerintah Kabupaten Nagan Raya, Aceh, mempercepat pemanfaatan tambahan Dana Transfer ke Daerah (TKD) untuk memulihkan lahan
NASIONAL
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Kenduri Diraja Negeri Deli yang akan digel
PEMERINTAHAN
JAKARTA Jumlah korban meninggal dunia akibat gempa bumi magnitudo (M) 7,7 yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu
PERISTIWA