BREAKING NEWS
Selasa, 03 Maret 2026

Menteri Sosial Tegaskan Penyaluran Bansos 90% Menjelang Ramadan

Redaksi - Selasa, 18 Februari 2025 16:22 WIB
Menteri Sosial Tegaskan Penyaluran Bansos 90% Menjelang Ramadan
Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA -Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menegaskan bahwa penyaluran bantuan sosial (bansos) di Indonesia sudah mencapai 90% menjelang bulan suci Ramadhan 1446 Hijriah/2025. Dalam keterangannya di Kantor Kemensos, Jakarta, Selasa (18/2/2025), Gus Ipul mengungkapkan bahwa hampir seluruh penyaluran bansos untuk triwulan pertama tahun 2025 telah tuntas.

"Kita sudah salurkan 90% per hari ini. Sudah hampir tuntas untuk triwulan pertama," ujar Gus Ipul saat ditanya mengenai progres penyaluran bansos.

Menurut Gus Ipul, penyaluran bansos pada triwulan pertama ini masih menggunakan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Sementara untuk triwulan kedua tahun 2025, Kemensos akan menggunakan Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTESN) yang lebih mutakhir dan sudah melalui proses validasi.

"Untuk triwulan kedua nanti kita akan menggunakan data terbaru, DTSEN. Sekarang masih menggunakan data yang lama, DTKS," jelasnya.

Salah satu bansos yang disalurkan pada bulan ini adalah Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH) tahap pertama. Penyaluran bansos BPNT dan PKH ini ditujukan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kemensos.

Pencairan tahap pertama bansos BPNT dan PKH berlangsung pada periode Januari hingga Maret 2025. Bansos ini bertujuan untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah dalam memenuhi kebutuhan pokok dan meningkatkan kesejahteraan keluarga prasejahtera menjelang bulan Ramadhan.

Dengan selesainya penyaluran bansos untuk triwulan pertama, diharapkan masyarakat dapat merasakan manfaatnya dalam persiapan menyambut Ramadhan, terutama bagi keluarga yang membutuhkan.

(oz/n14)

Editor
: Redaksi
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru