Supris Resmi Bergabung, Koti Pemuda Pancasila Sumut Gelar Syukuran dan Santuni Puluhan Anak Yatim
BINJAI Bergabungnya Supris sebagai bagian dari Komando Inti Mahatidana (Koti) Pemuda Pancasila Sumatera Utara ditandai dengan kegiatan s
NASIONAL
JAKARTA -Ecoton Foundation menemukan mikroplastik dalam sampel yang diambil dari tiga pulau di Kepulauan Seribu, Jakarta. Temuan ini menyoroti ancaman serius terhadap lingkungan laut yang disebabkan oleh pencemaran plastik.
Manajer Divisi Edukasi Ecoton Foundation, M. Alaika Rahmatullah, menyebutkan bahwa di Pulau Untung Jawa, mikroplastik yang ditemukan pada air permukaan mencapai 72 partikel per 10 liter. "Mikroplastik ini tersebar di berbagai jenis media, mulai dari air, kulit petugas tempat pembuangan sampah (TPS), hingga daun," ujar Alaika dalam tur media bertajuk "Dari Air ke Rantai Makanan: Mengungkap Ancaman Mikroplastik di Sekitar Kita," yang diadakan oleh Aliansi Zero Waste Indonesia (AZWI).
Selain itu, pada sampel swab kulit dua petugas TPS, ditemukan 68 dan 30 partikel mikroplastik. Sedangkan pada kulit warga setempat, hasil swab menunjukkan 21 partikel, dan pada daun ditemukan 13 partikel. Jenis mikroplastik yang ditemukan meliputi fiber, film, dan fragmen.
"Partikel fiber banyak teridentifikasi pada kulit petugas TPS, karena seringkali berasal dari serpihan kain dengan campuran plastik seperti polyester atau nilon. Kain seperti kaos panjang bisa menempelkan serpihan fiber tersebut pada kulit," jelas Alaika. Sementara itu, partikel film berasal dari plastik tipis, seperti kresek dan plastik sekali pakai, dan fragmen berasal dari plastik saset.
Mikroplastik di Pulau Onrust tercatat sebanyak 35 partikel per 10 liter air permukaan, dengan 19 partikel pada swab kulit dan 7 partikel pada daun. Sementara itu, di Pulau Cipir ditemukan 44 partikel per 10 liter air permukaan, 25 partikel pada swab kulit, dan 17 partikel pada daun.
Kepala Laboratorium Ecoton Foundation, Rafika Aprilianti, menjelaskan bahwa mikroplastik adalah pecahan plastik yang berukuran kurang dari 5 milimeter. "Plastik tidak akan terurai atau hilang begitu saja di lingkungan, tetapi akan terpecah menjadi mikroplastik, yang terus berbahaya bagi ekosistem," ujarnya.
Aliansi Zero Waste Indonesia (AZWI), yang terdiri dari sembilan organisasi, mengkampanyekan implementasi konsep zero waste untuk mengurangi sampah plastik di Indonesia. AZWI berfokus pada pengelolaan sampah yang benar dengan mempertimbangkan prinsip ekonomi sirkuler dan pengelolaan sampah yang lebih efisien di berbagai kota dan kabupaten.
Penemuan ini semakin menguatkan urgensi untuk menangani masalah plastik yang terus mencemari lingkungan. Upaya untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dan memperbaiki pengelolaan sampah diharapkan dapat membantu mengurangi dampak buruk mikroplastik terhadap ekosistem laut dan kesehatan manusia.
(at/a)
BINJAI Bergabungnya Supris sebagai bagian dari Komando Inti Mahatidana (Koti) Pemuda Pancasila Sumatera Utara ditandai dengan kegiatan s
NASIONAL
DELI SERDANG Dugaan keracunan setelah sejumlah siswa SMAN 1 Lubukpakam mengalami sakit perut usai mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG)
PERISTIWA
JAKARTA Kredit Usaha Rakyat (KUR) BSI 2026 menjadi salah satu pilihan pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yan
EKONOMI
OlehMargarito KamisINDONESIA harus diakui, mengambil rute organik yang berbeda dengan premis dasar liberalisme dan kapitalisme, dua kembara
OPINI
JAKARTA Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni meminta wilayah Areal Penggunaan Lain (APL) yang terbakar akibat kebakaran hutan dan lahan (k
NASIONAL
JAKARTA Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto mengatakan hujan deras menjadi salah satu cara efektif untuk meng
NASIONAL
JAKARTA Tim Advokasi untuk Demokrasi (TAUD) mengkritik putusan Pengadilan Militer Tinggi II Jakarta yang menghapus pidana tambahan berup
HUKUM DAN KRIMINAL
LABUHANBATU SELATAN Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel) Fery Sahputra Simatupang meninjau pembangunan gedung kantor dinas di kawasan Pe
PEMERINTAHAN
JAKARTA Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan atau Zulhas menegaskan swasembada pangan merupakan bagian penting dari kedaulat
EKONOMI
JAKARTA Polri mencatat sebanyak 112 orang telah ditetapkan sebagai tersangka atau terduga dalam penanganan kasus kebakaran hutan dan lah
HUKUM DAN KRIMINAL