BREAKING NEWS
Minggu, 08 Maret 2026

Kerusuhan di Polres Tarakan: 37 Anggota Yonif 614/Rjp Terlibat Pengeroyokan dan Pengerusakan

Redaksi - Rabu, 26 Februari 2025 08:17 WIB
Kerusuhan di Polres Tarakan: 37 Anggota Yonif 614/Rjp Terlibat Pengeroyokan dan Pengerusakan
5 anggota Polres Tarakan keluar dari Cafe Pot dan mengeroyok Pratu Riski Sanjaya hingga jatuh tersungkur.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

KALIMANTAN UTARA - Pada hari Selasa, 25 Februari 2025, sekitar pukul 23.15 WITA, telah terjadi peristiwa pengeroyokan dan pengerusakan di Kantor Polres Tarakan, Jl. Yos Sudarso No.10, Karang Rejo, Kec. Tarakan Barat, Kota Tarakan. Kejadian tersebut melibatkan sekitar 37 anggota Yonif 614/Rjp, yang turut melibatkan anggota Brigif 24/BC.

Awal Insiden di Cafe Pot

Pada Sabtu, 22 Februari 2025, sekitar pukul 23.45 WITA, Pratu Riski Sanjaya bersama rekannya Sdr. Nardi mengunjungi Cafe Pot di Jl. P. Sulawesi, Kec. Pamusian, Kota Tarakan, dan memesan minuman beralkohol. Pada Minggu, 23 Februari 2025, sekitar pukul 02.50 WITA, saat Pratu Riski Sanjaya keluar dari kamar mandi, ia tanpa sengaja menyenggol salah satu anggota Polres Tarakan, Bripda Pay. Hal ini menyebabkan cekcok yang berujung pada pemukulan yang dilakukan oleh Bripda Pay kepada Pratu Riski Sanjaya, yang kemudian dibalas oleh Pratu Riski Sanjaya.

Pengeroyokan oleh Anggota Polres Tarakan

Setelah cekcok, sekitar 5 anggota Polres Tarakan keluar dari Cafe Pot dan mengeroyok Pratu Riski Sanjaya hingga jatuh tersungkur. Rekan Pratu, Sdr. Nardi, kemudian membawanya ke tempat kost untuk menghindari keributan lebih lanjut.

Upaya Penyelesaian oleh Yonif 614/Rjp

Pada Minggu dini hari, 23 Februari 2025, sekitar pukul 00.05 WITA, Sertu Yeskel bertemu dengan Bripda Algi dari Polres Tarakan di Kedai PST, untuk mencari solusi terkait insiden pemukulan tersebut. Setelah bernegosiasi, disepakati bahwa Bripda Algi akan memberikan ganti rugi sebesar 10 juta Rupiah kepada Pratu Riski Sanjaya, yang kemudian disetujui oleh Sertu Yeskel.

Ketegangan Berlanjut pada Senin Malam

Pada Senin, 24 Februari 2025, sekitar pukul 20.30 WITA, setelah apel malam, sejumlah anggota Brigif 24/BC dan Yonif 614/Rjp berkumpul di Koridor Barak Siaga. Provost 613/Rja, Praka Manik, menyampaikan permasalahan pemukulan yang terjadi di Cafe Pot kepada Sertu Yeskel dan Serda Pandu. Sertu Yeskel kemudian menghubungi Bripda Algi untuk menanyakan kembali kesepakatan, namun Bripda Algi memberikan jawaban kasar dan menantang, yang memicu emosi para anggota Yonif 614/Rjp dan Brigif 24/BC.

Aksi Balasan di Polres Tarakan

Sekitar pukul 21.30 WITA, sebanyak 37 personel dari Brigif 24/BC dan Yonif 614/Rjp bergerak menuju Polres Tarakan menggunakan truk dump milik warga sipil dan sepeda motor pribadi. Setibanya di Polres sekitar pukul 23.15 WITA, anggota langsung melakukan pengeroyokan terhadap petugas penjagaan dan merusak pos penjagaan Polres Tarakan.

Kembali ke Markas

Sekitar pukul 23.45 WITA, setelah melakukan pengerusakan, anggota Yonif 614/Rjp dan Brigif 24/BC kembali ke markas Yonif 613/Rja. Pada pukul 24.00 WITA, seluruh anggota melaksanakan apel alarm steling secara keseluruhan.

Keamanan dan Tindakan Lanjutan

Hingga pukul 03.50 WITA, situasi telah kembali aman dan terkendali. Pihak berwenang, termasuk Polres Tarakan, tengah menyelidiki kejadian ini lebih lanjut. Pihak terkait menjamin bahwa proses hukum akan diambil sesuai dengan prosedur yang berlaku untuk menyelesaikan masalah ini.

Kejadian ini menyita perhatian publik dan menggambarkan ketegangan yang terjadi di lingkungan militer dan kepolisian. Penanganan lebih lanjut akan dilakukan secara transparan dan profesional untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap kedua institusi tersebut.

razali

Editor
: Redaksi
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru