Makna Spiritual Idul Fitri: Jangan Hanya Pakaian Baru dan Hidangan, Lakukan Muhasabah
BANDA ACEH Mudir Pondok Tahfizd Ihya&039ul Qur&039an (PTIQ) Blang Oi, Ustaz Abdurrahim Abu Zubaidah, mengajak umat Islam tidak hanya
AGAMA
JAKARTA -Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengingatkan seluruh kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah untuk menjaga akun media sosial (medsos) mereka tetap aktif dan responsif terhadap keluhan masyarakat. Hal ini disampaikan Meutya saat membuka acara Pelatihan Humas Pemerintah yang diadakan di Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kementerian Komunikasi dan Digital, Jakarta, pada Rabu (26/2/2025).
Meutya menegaskan bahwa tidak ada alasan bagi pemerintah untuk membiarkan akun media sosialnya tidak aktif. "Tidak boleh ada akun yang tidak aktif. Kalau ada akun pemerintah yang tidak aktif, tutup saja," tegas Meutya. Ia menambahkan, akun media sosial yang tidak dikelola dengan baik justru bisa menjadi sumber permasalahan bagi publik.
Pelatihan Humas Pemerintah ini merupakan agenda tahunan yang kali ini bertepatan dengan peralihan pemerintahan dari Presiden Joko Widodo-Ma'ruf Amin ke Presiden Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Dalam kesempatan ini, Meutya mengungkapkan bahwa peran Humas Pemerintah tidak hanya sekadar memoles citra, tetapi juga untuk memastikan kebijakan yang diambil pemerintah dapat diterima dengan baik oleh masyarakat.
"Tujuan utama dari Humas Pemerintah adalah agar masyarakat dapat memperoleh manfaat sebesar-besarnya dari program-program pemerintah dan menerima informasi yang benar," kata Meutya.
Ia juga mengakui bahwa misinformasi sering kali muncul terkait kebijakan pemerintah. Oleh karena itu, peran Humas Pemerintah menjadi sangat vital untuk memastikan informasi yang disampaikan tepat dan akurat.
"Jangan sampai ada informasi yang salah yang beredar di media sosial. Biro Humas pemerintah pusat dan daerah harus bekerja keras untuk mengatasi hal ini. Kita harus melindungi masyarakat dari informasi yang menyesatkan karena salah satu tugas informasi adalah melindungi hak asasi warga negara," tambah Meutya.
Meutya pun menegaskan bahwa informasi yang tepat dan akurat merupakan hak setiap warga negara yang dijamin dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia.
(dc/a)
BANDA ACEH Mudir Pondok Tahfizd Ihya&039ul Qur&039an (PTIQ) Blang Oi, Ustaz Abdurrahim Abu Zubaidah, mengajak umat Islam tidak hanya
AGAMA
BANDA ACEH Ribuan warga Banda Aceh dan sekitarnya memadati jalanjalan protokol kota untuk mengikuti Pawai Takbir Idul Fitri 1447 Hijria
NASIONAL
PADANGSIDIMPUAN Ribuan masyarakat Kelurahan Ujung Padang, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara, memad
NASIONAL
MEDAN Memasuki hari kedua Idul Fitri 1447 Hijriah, Minggu (22/03/2026), Plaza Medan Fair dipadati pengunjung yang ingin menghabiskan wak
NASIONAL
ACEH TAMIANG Presiden Prabowo Subianto melaksanakan Salat Idul Fitri 1447 Hijriah bersama warga di Masjid Darussalam, Desa Simpang Empat
NASIONAL
ACEH TAMIANG Presiden Prabowo Subianto menyatakan pemulihan pascabencana banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, telah mencapai
NASIONAL
ACEH TAMIANG Presiden Prabowo Subianto melaksanakan Salat Idul Fitri di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Sabtu, 21 Maret 2026. Kehadiran Pr
NASIONAL
PADANGSIDIMPUAN Ribuan warga memadati Masjid Agung Al Abror, Padangsidimpuan, Sumatera Utara, untuk melaksanakan Salat Idul Fitri, Sabtu
NASIONAL
BANDA ACEH Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau dikenal Mualem, membagikan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada warga melalui timnya di Meuligo
NASIONAL
ACEH TAMIANG Menutup bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, SE, bersama Menteri Dalam Negeri RI, Tito Karnavi
PEMERINTAHAN