'Ini Bukan Prestasi, Tapi Konsekuensi', Danyon Brimob Sumut Ungkap Alasan Pecat 10 Anggotanya
MEDAN Sebanyak 10 anggota Satuan Brimob Polda Sumatera Utara (Sumut) diberhentikan tidak dengan hormat (PTDH) setelah terbukti melakukan p
PERISTIWA
JAKARTA -Program mudik gratis yang diselenggarakan oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk Lebaran 2025 resmi dibuka hari ini, Senin (10/3).
Tersedia sebanyak 520 bus dengan tujuan 31 kota di berbagai wilayah Indonesia.
Program ini memberikan total kuota sebanyak 21.536, yang terdiri dari kuota mudik dan arus balik.
Plt Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Ahmad Yani, menjelaskan bahwa pendaftaran mudik gratis bisa dilakukan secara online melalui situs resmi Kemenhub di nusantara.kemenhub.go.id.
Proses pendaftaran dibuka mulai pukul 16.00 WIB hari ini hingga 23 Maret 2025.
Setiap harinya, kuota akan dibuka secara bertahap pada pukul 08.00 WIB dan akan ditutup apabila kuota sudah terpenuhi.
Ahmad Yani merinci tujuan mudik gratis mencakup 31 kota, di antaranya di wilayah Sumatra, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jawa Timur.
Beberapa kota yang menjadi tujuan utama di Jawa Barat antara lain Garut, Tasikmalaya, dan Cirebon.
Di Jawa Tengah dan Yogyakarta terdapat 19 kota yang bisa dituju, termasuk Solo, Semarang, Tegal, dan Yogyakarta.
Sedangkan di Jawa Timur, tujuan mudik antara lain Surabaya, Madiun, dan Malang.
Di Sumatra, kota yang terdaftar adalah Lampung, Palembang, Bengkulu, dan Padang.
Keberangkatan pertama akan dimulai pada 27 Maret 2025 dari lima terminal utama, yaitu Terminal Pulo Gebang Jakarta, Terminal Pondok Cabe Tangerang Selatan, dan Terminal Jatijajar Depok.
Untuk Terminal Kampung Rambutan Jakarta dan Terminal Poris Plawad Tangerang, keberangkatan dimulai pada 28 Maret 2025.
Selain itu, program ini juga menyediakan fasilitas pengangkutan sepeda motor untuk tujuan Semarang, Solo, Purwokerto, Wonogiri, dan Yogyakarta, dengan kuota terbatas 300 unit.
Keberangkatan untuk sepeda motor dimulai pada 25 dan 26 Maret 2025.
Kemenhub juga mengimbau masyarakat untuk mendaftar di satu program mudik gratis untuk menghindari duplikasi pendaftaran yang dilakukan oleh berbagai pihak.
Ahmad Yani menegaskan bahwa program mudik gratis ini bertujuan untuk mengurangi penggunaan sepeda motor dalam perjalanan mudik, mengingat tingginya risiko kecelakaan saat berkendara menggunakan motor.
Sebagai penutup, Ahmad Yani berharap masyarakat dapat memanfaatkan program ini dengan baik untuk merayakan Idulfitri bersama keluarga di kampung halaman, serta mengapresiasi kementerian/lembaga serta pihak swasta yang turut mendukung pelaksanaan program mudik gratis ini.
(cn/a)
MEDAN Sebanyak 10 anggota Satuan Brimob Polda Sumatera Utara (Sumut) diberhentikan tidak dengan hormat (PTDH) setelah terbukti melakukan p
PERISTIWA
JOMBANG Presiden Prabowo Subianto memaparkan sejumlah capaian pemerintahannya saat membuka Muktamar ke35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok P
NASIONAL
JOMBANG Presiden Prabowo Subianto menilai kedekatan pemerintah dengan Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah penting untuk menjaga keamanan
NASIONAL
JOMBANG Presiden Prabowo Subianto menyampaikan penghormatan kepada para ulama, kiai dan santri atas kontribusi mereka dalam menjaga kemerd
NASIONAL
JAKARTA Komisi XI DPR RI menyetujui Destry Damayanti sebagai calon Gubernur Bank Indonesia (BI) periode 20262031. Keputusan tersebut diam
NASIONAL
MEDAN Pengadilan Tinggi (PT) Medan memutar rekaman kamera pengawas atau CCTV dalam pemeriksaan perkara banding terdakwa David Chandra terk
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN RSUD Drs. H. Amri Tambunan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, berhasil melaksanakan operasi coiling aneurisma perdana pada pas
KESEHATAN
MEDAN Pemerintah Kota Medan mendukung percepatan pendaftaran dan sertifikasi tanah wakaf untuk memberikan kepastian hukum sekaligus melind
PEMERINTAHAN
MEDAN Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Sumatera Utara memperketat pemantauan harga dan pasokan pangan setelah harga daging ayam ras
EKONOMI
MEDAN Sebanyak 5.654 atlet telah terdaftar untuk mengikuti Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara (Porprovsu) XII Tahun 2026. Ajang olahra
OLAHRAGA