Koperasi Sumut Cetak Rekor, Volume Usaha Tembus Rp7,47 Triliun hingga Juli 2026
MEDAN Kinerja koperasi di Sumatera Utara terus menunjukkan tren positif. Hingga Juli 2026, total volume usaha koperasi di provinsi ini te
EKONOMI
JAKARTA -Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos) tengah mempersiapkan program Sekolah Rakyat, yang bertujuan memberikan akses pendidikan berkualitas bagi siswa dari keluarga miskin berprestasi.
Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf, atau yang lebih dikenal dengan Gus Ipul, mengungkapkan bahwa tahapan persiapan Sekolah Rakyat telah berjalan dan diharapkan dapat mulai beroperasi dalam waktu kurang dari tiga bulan ke depan.
"Program ini sudah berjalan, kurang tiga bulan lagi kita akan buka. Memang persiapannya cepat sekali, jadi kita harus bekerja keras untuk mewujudkannya," ujar Gus Ipul saat menghadiri sosialisasi dan koordinasi pembentukan Sekolah Rakyat di Provinsi Jawa Tengah, yang berlangsung di Kantor Gubernur Jateng, Kota Semarang, Rabu (12/3/2025).
Dalam acara ini, Gus Ipul hadir bersama Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono, serta sejumlah bupati dan wali kota dari Jawa Tengah yang mendukung program tersebut.
Sekolah Rakyat, yang dirancang untuk siswa dari keluarga miskin yang berprestasi, akan menerapkan sistem boarding school dengan pembinaan 24 jam dan lingkungan yang kondusif untuk mendukung perkembangan peserta didik.
Gus Ipul juga menyampaikan bahwa Sekolah Rakyat berbeda dari sekolah umum pada umumnya.
Selain kurikulum yang menggabungkan standar nasional dan internasional, sekolah ini juga menekankan pendidikan karakter, kepemimpinan, dan bela negara.
Menariknya, seluruh biaya pendidikan di Sekolah Rakyat akan ditanggung sepenuhnya oleh negara, termasuk seragam, alat-alat sekolah, dan kebutuhan lainnya.
"Pembiayaannya 100% gratis, ini adalah komitmen kami untuk memberikan kesempatan yang sama bagi anak-anak dari keluarga miskin untuk mendapatkan pendidikan terbaik," tegas Gus Ipul.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga menyambut baik program ini. Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menegaskan bahwa pihaknya siap mendukung penuh program Sekolah Rakyat, baik dalam penyediaan lahan maupun koordinasi dengan pemerintah pusat.
"Kami sangat menerima baik program ini karena sejalan dengan upaya kami dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pendidikan," ujar Luthfi.
Program Sekolah Rakyat ini akan dimulai di beberapa daerah prioritas dengan angka kemiskinan tinggi, dan ditargetkan membangun 200 sekolah pada tahun ini.
MEDAN Kinerja koperasi di Sumatera Utara terus menunjukkan tren positif. Hingga Juli 2026, total volume usaha koperasi di provinsi ini te
EKONOMI
JAKARTA Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur mengabulkan eksepsi yang diajukan Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa dalam perkara du
NASIONAL
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa merespons isu pengadaan 1,8 juta unit kipas angin senilai Rp1,8 triliun untuk program Kope
EKONOMI
LANGKAT Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Langkat, Tiorita Br. Surbakti, menerima kunjungan silaturahmi jajaran Matahari Pagi Indonesia (MPI
PEMERINTAHAN
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto membentuk Universitas Republik Indonesia (URI) sebagai bagian dari upaya memperkuat kualitas sumber da
NASIONAL
JAKARTA Posisi Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) hingga kini masih belum memiliki pengganti setelah Sudaryono resmi dilantik Presiden P
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas (ratas) bersama sejumlah menteri koordinator, menteri, hingga kepala badan di
NASIONAL
KISARAN Wakil Bupati Asahan, Rianto, SH., M.AP., resmi membuka Gala Siswa Indonesia (GSI) Jenjang SMP Tingkat Kabupaten Asahan Tahun 202
PEMERINTAHAN
MEDAN Menjelang kedatangan Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, ke Kota Medan, Lembaga Kritik Kebijakan (LKK) Sumatera Utara kembali m
POLITIK
TANJUNG JABUNG TIMUR Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur melanjutkan proses seleksi calon Direktur Badan Usaha Milik Daerah (BUMD)
PEMERINTAHAN