Pengamanan Ekstra di Plaza ATC, Polres Padangsidimpuan Pastikan Liburan Lebaran Aman dan Tertib
PADANGSIDIMPUAN Menyambut perayaan Idul Fitri 1447 H, Plaza ATC Kota Padangsidimpuan menjadi salah satu pusat perbelanjaan yang ramai dik
NASIONAL
SUMUT -Sumatera Utara (Sumut) menempati posisi kedua tertinggi secara nasional dalam hal angka putus sekolah tingkat Sekolah Dasar (SD), dengan jumlah mencapai 3.030 anak. Angka ini hanya kalah dari Jawa Barat yang mencatatkan 4.681 anak putus sekolah.
Gubernur Sumut, Bobby Nasution, merespons hal ini dengan menyatakan bahwa masalah putus sekolah di provinsinya disebabkan oleh beberapa faktor, terutama terkait akses dan fasilitas sekolah yang kurang memadai.
"Kita harus lihat faktornya terlebih dahulu," ujar Bobby Nasution saat ditemui di Medan, Selasa (6/5/2025). Ia mengakui bahwa masih banyak sekolah yang tidak layak, terutama di Kabupaten Nias Barat. "Ada beberapa sekolah yang tak layak. Ada juga yang viral kemarin di Nias, bukan karena sekolahnya tak layak tapi karena akses jalan menuju ke sekolah masih jauh dari permukiman masyarakat," tambahnya.
Bobby Nasution berjanji akan segera memperbaiki pelayanan dan fasilitas sekolah. Jika lokasi sekolah jauh dari permukiman warga, ia akan mengadakan pelayanan guru yang bisa datang ke permukiman tersebut.
Sebelumnya, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyebutkan bahwa jumlah anak putus sekolah di Sumut tinggi, salah satunya karena bantuan pemerintah pusat berupa Program Indonesia Pintar (PIP) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) masih belum menyasar anak putus sekolah dan belum tepat sasaran.
Untuk menanggulangi masalah ini, beberapa langkah yang dapat diambil antara lain:
Perbaikan Infrastruktur Sekolah: Membangun dan merenovasi gedung sekolah yang rusak atau tidak layak pakai.
Peningkatan Aksesibilitas: Membangun jalan dan jembatan menuju sekolah, terutama di daerah terpencil seperti Nias.
Distribusi Guru yang Merata: Menempatkan guru di daerah-daerah yang kekurangan tenaga pengajar, termasuk daerah 3T (tertinggal, terluar, dan terpencil).
Program Beasiswa: Memberikan beasiswa kepada siswa dari keluarga kurang mampu untuk mencegah mereka putus sekolah.
Peningkatan Kualitas Pendidikan: Melakukan pelatihan dan peningkatan kompetensi bagi guru agar dapat memberikan pendidikan yang berkualitas.
Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan angka putus sekolah di Sumut dapat ditekan dan akses pendidikan bagi anak-anak di daerah terpencil dapat ditingkatkan.*
(tb/J006)
PADANGSIDIMPUAN Menyambut perayaan Idul Fitri 1447 H, Plaza ATC Kota Padangsidimpuan menjadi salah satu pusat perbelanjaan yang ramai dik
NASIONAL
JAKARTA TNI mengonfirmasi bahwa penyidikan terkait kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus (AY), mas
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Dalam Negeri sekaligus Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera, Tito Karnavian
NASIONAL
JAKARTA Presiden ke5 Republik Indonesia Megawati Soekarnoputri menerima kunjungan resmi Presiden Republik Demokratik Timor Leste Jos
POLITIK
MEDAN Peningkatan volume kendaraan di ruas tol Sumatera Utara (Sumut) terjadi secara signifikan pascaHari Raya Idulfitri 1447 H. Berdas
NASIONAL
MEDAN Jasa Marga melalui Jasamarga Nusantara Tollroad Regional Division (JNT/Regional Nusantara) melaporkan adanya peningkatan signifikan
NASIONAL
MEDAN Arus balik Lebaran 1447 Hijriah di Sumatera Utara mulai menunjukkan lonjakan signifikan, terutama di sektor transportasi kereta ap
NASIONAL
JAKARTA Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program Makan Bergizi Gratis (MBG), mesk
NASIONAL
JAKARTA Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Nasdem, Rudianto Lallo, mengkritik keputusan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang mengalih
HUKUM DAN KRIMINAL
TEL AVIV Militer Israel (IDF) mengonfirmasi bahwa seorang warga sipil Israel tewas akibat tembakan artileri mereka sendiri di wilayah pe
INTERNASIONAL