Kejari Belawan Musnahkan Barang Bukti 216 Perkara Inkracht, Dari Sabu hingga Senjata Tajam
MEDAN Kejaksaan Negeri (Kejari) Belawan memusnahkan barang bukti dari 216 perkara yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht), dengan
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN -Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, angkat bicara terkait desakan Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) agar Pemko Medan dan Pemprov Sumut lebih aktif menyelesaikan konflik sosial seperti tawuran yang terjadi di kawasan Belawan.
Hal ini menyusul insiden penyerangan terhadap Kapolres Belawan nonaktif, AKBP Oloan Siahaan, yang berujung pada tewasnya seorang remaja.
Bobby menyatakan, upaya pencegahan sebenarnya telah dilakukan, termasuk melalui program Pemuda Bela Negara yang melibatkan pelatihan selama satu tahun bersama TNI Angkatan Laut untuk para pemuda di Medan bagian utara.
"Kalau kita bicara Belawan, kita sudah pernah lakukan pelatihan bela negara setahun penuh dengan pelatih dari TNI AL. Itu sudah berjalan, tapi ternyata belum cukup," kata Bobby kepada wartawan di Universitas Sumatera Utara (USU), Selasa (6/5).
Namun, Bobby menekankan bahwa akar permasalahan utama tawuran di Belawan bukan hanya soal kurangnya pembinaan, melainkan juga karena maraknya penyalahgunaan narkoba.
"Yang paling mendasar dari semua ini adalah penyalahgunaan narkoba. Ini yang harus kita berantas secara serius dan komprehensif dari semua lini," tegasnya.
Pernyataan Bobby ini juga sejalan dengan temuan Kompolnas. Anggota Kompolnas, Choirul Anam, mengonfirmasi pihaknya menerima banyak laporan soal kuatnya jaringan peredaran narkoba di Belawan, yang diduga turut memperkeruh situasi sosial.
"Memang informasinya di sana banyak dinamika soal narkoba. Itu yang sekarang sedang kami telusuri, apakah ada kaitannya langsung dengan konflik yang terjadi," jelas Anam.
Dari hasil penanganan insiden terakhir, polisi mengamankan 20 remaja yang diduga terlibat tawuran dan penyerangan terhadap AKBP Oloan Siahaan. Mengejutkan, sebanyak 17 di antaranya dinyatakan positif menggunakan narkoba jenis ganja.
Pemerintah Provinsi Sumut berjanji akan memperkuat kerja sama lintas sektor, baik dengan aparat keamanan maupun instansi sosial, untuk menekan angka penyalahgunaan narkoba dan kekerasan remaja di kawasan rawan seperti Belawan.*
(kp/j006)
MEDAN Kejaksaan Negeri (Kejari) Belawan memusnahkan barang bukti dari 216 perkara yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht), dengan
HUKUM DAN KRIMINAL
PANGKALPINANG Forum Pencucian Pasir Tailing (FP2T) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyampaikan klarifikasi sekaligus permintaan maaf
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus memperkuat upaya menciptakan lingkungan kerja yang aman melalui pembinaan dan serti
NASIONAL
MEDAN Seorang mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) berinisial TFA (20) ditangkap Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara k
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Kinerja keuangan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara menunjukkan tren positif pada awal tahun 2026. Realisasi Pendapatan
PEMERINTAHAN
ACEH UTARA Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, menjadi lokasi puncak peringatan Hari Posyandu Nasional 2026 yang digelar di Kompl
NASIONAL
MEDAN Pemerintah Kota Medan terus mempercepat pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Bus Rapid Transit (BRT) Mebidang yang menghubu
PEMERINTAHAN
MEDAN Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara berhasil menggagalkan upaya pengiriman narkotika jenis sabu seberat 22 kilogram ya
HUKUM DAN KRIMINAL
CILACAP Pidato Presiden Prabowo Subianto dalam acara groundbreaking 13 proyek hilirisasi nasional di Cilacap, Rabu (29/4/2026), menuai p
NASIONAL
MEDAN Kepala Badan Pendapatan Daerah Sumatera Utara (Bapenda Sumut), Sutan Tolang Lubis, menegaskan bahwa pelaksanaan Gebyar Pajak Sumut
PEMERINTAHAN