Mengapa TNI dan Polri Dilibatkan di Program MBG? Ini Penjelasan Kepala BGN
JAKARTA Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menegaskan pelibatan TNI dan Polri dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MB
NASIONAL
MEDAN - Belum genap seratus hari menjabat sebagai Walikota Medan periode 2024-2029, Riko Waas dihadapkan pada serangkaian tantangan berat yang menguji visi misinya untuk menjadikan Medan "Berkah, Maju, dan Kondusif."
Dari infrastruktur yang memprihatinkan hingga masalah sosial yang kompleks, berbagai persoalan menanti solusi nyata dari sang pemimpin baru.
Dalam rentang waktu singkat ini, beberapa isu krusial menjadi sorotan publik. Kondisi infrastruktur jalan yang buruk, menunjukkan urgensi perbaikan yang mendesak. Selain itu, proyek-proyek mangkrak warisan kepemimpinan sebelumnya mulai memicu gelombang protes dari masyarakat sipil, menuntut transparansi dan akuntabilitas.
Tragedi tawuran di Medan Utara, yang merenggut nyawa dalam dua pekan terakhir, menjadi pukulan telak bagi upaya menciptakan Medan yang kondusif. Fenomena tawuran yang seolah "bersejarah" ini menuntut pendekatan komprehensif dan berkelanjutan untuk mengatasi akar masalahnya.
Di sisi lain, penutupan pusat perbelanjaan Matahari Thamrin Plaza menambah daftar panjang masalah yang dihadapi Riko Waas. Dampak penutupan ini, terutama masalah ketenagakerjaan, membutuhkan penanganan cepat dan tepat. Sikap diam sang wali kota dalam menghadapi isu ini juga menuai kritik dari kalangan jurnalis.
Menanggapi berbagai tantangan ini, Shohibul Anshor Siregar, Dosen FISIP Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), memberikan analisisnya.
"Riko Waas harus segera menunjukkan kepemimpinannya dengan tindakan nyata. Visi 'Medan Berkah' harus diterjemahkan ke dalam program-program yang solutif dan terukur," ujarnya.
Siregar menekankan pentingnya beberapa solusi strategis. Di bidang infrastruktur misalnya, perbaikan infrastruktur harus menjadi prioritas utama. Libatkan partisipasi masyarakat dalam pengawasan dan perencanaan proyek.
Terkait Poryek-proyek Mangkrak: diperlukan transparansi dan audit menyeluruh terhadap proyek-proyek mangkrak. Publik harus tahu status dan tindak lanjutnya.
Soal maraknya tawuran, menurut Shohibul, pendekatan keamanan saja tidak cukup. Dibutuhkan program pemberdayaan pemuda, pendidikan, dan pendekatan sosial-budaya yang melibatkan tokoh masyarakat dan agama.
Di bidang ketenagakerjaan, pemerintah kota harus aktif memfasilitasi dialog antara pekerja, pengusaha, dan pihak terkait untuk mencari solusi terbaik. Program pelatihan dan penciptaan lapangan kerja baru juga perlu digalakkan.
"Wali kota harus lebih aktif berkomunikasi dengan publik, terutama dalam situasi krisis. Keterbukaan dan respons cepat akan membangun kepercayaan masyarakat.
JAKARTA Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menegaskan pelibatan TNI dan Polri dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MB
NASIONAL
SURABAYA Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur menetapkan mantan Direktur Utama Perusahaan Daerah Taman Satwa Kebun Binatang Surabaya (PD
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Dewan Pers menyesalkan dugaan tindak pidana pemerasan yang dilakukan oleh dua pria yang mengaku berprofesi sebagai wartawan di Kot
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN PT PLN (Persero) UP3 Medan akan melakukan pemeliharaan jaringan listrik di wilayah kerja ULP Medan Baru pada Kamis, 23 Juli 2026.
PERISTIWA
MEDAN Aliansi Mahasiswa Peduli Hukum (AMPH) Sumatera Utara menggelar aksi penyampaian aspirasi di Medan pada 14 Juli 2026. Dalam aksi te
NASIONAL
JAKARTA Kantor Hukum Sirait & Co Law Office mendampingi insan pers, Rahmat Mauliady, mengajukan pengaduan dugaan pelanggaran Kode Etik A
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Forum Komunikasi Anak Betawi (FORKABI) mendapat kehormatan dengan bergabungnya sejumlah tokoh nasiona
NASIONAL
BANYUWANGI Kepala Badan Komunikasi Republik Indonesia (Bakom RI) Muhammad Qodari mengungkapkan besarnya penguasaan lahan perkebunan kela
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Tim gabungan memastikan ledakan yang menghancurkan sebuah rumah mewah di Kompleks Grand Polonia, Kota Medan, Sumatera Utara, diseb
PERISTIWA
JAKARTA Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menegaskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak dapat dihentikan karena merupakan
NASIONAL