Wali Kota Medan: Rumah Anak SIGAP Harus Berjalan Berkelanjutan, Bukan Hanya Launching
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan dukungan terhadap pelaksanaan program Rumah Anak SIGAP yang digagas Tanoto Fou
PEMERINTAHAN
MEDAN - Pejabat Eselon II di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara kembali mengundurkan diri. Kali ini, Muhammad Rahmadani Lubis SE MM resmi mundur dari jabatannya sebagai Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BKAD) Provinsi Sumut.
Konfirmasi pengunduran diri ini disampaikan langsung oleh Rahmadani kepada wartawan melalui sambungan telepon, Senin (19/5/2025).
"Iya, benar adinda," ujar Rahmadani saat ditanya kebenaran surat pengunduran dirinya.
Ia mengungkapkan, surat pengunduran diri tersebut telah dilayangkan pada Jumat (16/5/2025), dan mulai berlaku efektif sejak Senin, 19 Mei 2025.
Menurutnya, keputusan mundur diambil karena ingin fokus menyelesaikan program pendidikan S3 yang tengah dijalaninya. "Aku mau fokus menyelesaikan disertasi abang ini," ujarnya.
Rahmadani menampik bahwa pengunduran diri tersebut karena adanya tekanan atau masalah internal. Ia menegaskan, alasan pengunduran diri murni karena ingin menyelesaikan studi doktoralnya.
Dikonfirmasi BKD Sumut
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sumut, Sutan Tolang Lubis, membenarkan pengunduran diri Rahmadani Lubis.
"Oh iya, beliau mengundurkan diri," kata Sutan Tolang kepada wartawan di Kantor Gubernur Sumut, Senin sore (19/5/2025).
Sutan menyampaikan, surat yang diterima pihaknya menyebutkan bahwa pengunduran diri Rahmadani berkaitan dengan pendidikan. "Surat yang kami terima adalah pengunduran dalam rangka melanjutkan studi," ujarnya.
Lebih lanjut, ia mengaku belum mengetahui apakah ada alasan lain di balik mundurnya pejabat yang baru menjabat sebagai Kepala BKAD Sumut sejak Maret 2024 itu.
Untuk diketahui, Rahmadani sebelumnya menjabat sebagai Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Sumut sebelum dilantik menjadi Kepala BKAD oleh Pj Gubernur Sumut Hassanudin pada 1 Maret 2024.
Sebelum Rahmadani, Kepala Dinas Kominfo Sumut Dr. Ilyas S. Sitorus juga telah lebih dulu mengundurkan diri dari jabatannya pada Maret 2025.
Dengan dua pejabat eselon II yang mundur dalam waktu berdekatan, publik pun menyoroti dinamika yang terjadi di internal Pemprov Sumut di bawah kepemimpinan Gubernur Bobby Nasution.*
(md/j006)
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan dukungan terhadap pelaksanaan program Rumah Anak SIGAP yang digagas Tanoto Fou
PEMERINTAHAN
BINJAI Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Binjai menggandeng Bank Mandiri dalam upaya memperkuat sinergi program pencegahan dan pember
NASIONAL
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menerima bantuan kemasyarakatan dari Presiden Republik Indonesia berupa sapi kurban berbobot 1,
PEMERINTAHAN
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto yang pernah menyatakan akan mengambil unsur terbaik dari sosialisme dan kapitalisme dinilai tengah mem
EKONOMI
JAKARTA Sejumlah asosiasi petani hingga pelaku usaha kelapa sawit mengadukan anjloknya harga Tanda Buah Segar (TBS) kepada Wakil Menteri
PERTANIAN AGRIBISNIS
LAOS Tim penyelamat gabungan Laos dan Thailand bersama sejumlah ahli internasional berpacu dengan waktu untuk mengevakuasi tujuh warga d
INTERNASIONAL
JAKARTA Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Yorrys Raweyai menilai praktik eksploitasi sumber daya alam di Papua bukanlah fenomena
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S. Deyang menyatakan pihaknya mendukung langkah pemerintah dalam melakukan efisiens
EKONOMI
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menegaskan pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) oleh aparatur sipil
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,3 triliun untuk pembangunan infrastruktur pada tahun 2026.
PEMERINTAHAN