Ramai Dipertanyakan, Wali Kota Medan Akhirnya Ungkap Alasan ke Luar Negeri
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memastikan dirinya saat ini tengah berada di luar negeri untuk menjalani pengobatan. Kepast
PEMERINTAHAN
JAKARTA – Kejaksaan Agung (Kejagung) terus melakukan pendalaman terkait kasus dugaan suap hakim dalam perkara klien pengacara Lisa Rahmat, Ronald Tannur. Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) telah memeriksa dua anggota keluarga Lisa Rahmat dalam kaitannya dengan pemufakatan jahat yang melibatkan suap dan gratifikasi.
Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Harli Siregar, mengonfirmasi bahwa pemeriksaan kali ini menyasar SA, ipar dari Lisa Rahmat, serta DR, adik kandung dari Lisa Rahmat. Pemeriksaan dilakukan pada Jumat (13/12/2024) di Jakarta dan bertujuan untuk memperkuat bukti serta melengkapi pemberkasan dalam kasus tersebut.
“Jadi, Kejagung memeriksa dua orang saksi, yaitu SA sebagai ipar dan DR sebagai adik kandung dari tersangka LR,” ujar Harli Siregar dalam keterangannya. Pemeriksaan ini merupakan bagian dari rangkaian upaya Kejagung untuk membongkar dugaan pemufakatan jahat yang melibatkan sejumlah pihak dalam proses hukum yang menguntungkan klien mereka, Ronald Tannur.Kasus ini mencuat setelah Kejagung mengungkap adanya dugaan suap yang melibatkan tiga hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. Ketiga hakim tersebut, yang diidentifikasi sebagai Erintuah Damanik, Mangapul, dan Heru Hanindyo, diduga menerima sejumlah uang dari Lisa Rahmat untuk mengatur vonis bebas terhadap Ronald Tannur di tingkat pertama.Selain ketiga hakim tersebut, Kejagung juga menetapkan beberapa tersangka lain, termasuk mantan pejabat tinggi Mahkamah Agung (MA) Zarof Ricar. Zarof Ricar diduga terlibat dalam pemufakatan jahat dengan Lisa Rahmat untuk memilih majelis hakim yang akan menyidangkan perkara Ronald Tannur. Tak hanya itu, ibu Ronald Tannur, Meirizka Widjaja, juga turut ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini. Ia diduga memberikan sejumlah uang kepada Lisa Rahmat dengan tujuan untuk ‘mengamankan’ vonis bebas bagi anaknya.
Harli Siregar menegaskan bahwa pemeriksaan terhadap saksi-saksi ini adalah bagian dari upaya Kejagung untuk mengungkap jaringan tindak pidana korupsi yang melibatkan suap dan gratifikasi dalam penanganan perkara hukum. Proses pemeriksaan ini diharapkan dapat memperkuat penyidikan serta memberikan bukti yang lebih jelas dalam rangka pembuktian terhadap tersangka yang terlibat dalam kasus ini.Kasus ini merupakan bagian dari upaya Kejagung dalam memberantas tindak pidana korupsi yang melibatkan hakim dan pejabat peradilan lainnya. Dugaan suap dalam perkara hukum sering kali menghambat proses peradilan yang adil dan merusak integritas sistem peradilan itu sendiri. Kejagung mengimbau agar semua pihak yang terlibat dalam perkara hukum menjaga profesionalisme dan integritas, serta memastikan bahwa keadilan dapat ditegakkan tanpa ada campur tangan dari pihak yang tidak bertanggung jawab. (JOHANSIRAIT)
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memastikan dirinya saat ini tengah berada di luar negeri untuk menjalani pengobatan. Kepast
PEMERINTAHAN
JAKARTA Di tengah kembali melemahnya nilai tukar rupiah yang menembus kisaran Rp 17.500 per dolar Amerika Serikat pada 2026, publik kembal
EKONOMI
BINJAI Wakil Gubernur Sumatera Utara, Surya, menyebut peringatan Hari Ulang Tahun ke154 Binjai menjadi momentum penting untuk memperkua
PEMERINTAHAN
BANDA ACEH Polda Aceh membantah kabar yang beredar di sejumlah media terkait penetapan Bupati Aceh Timur, Iskandar AlFarlaky, sebagai t
NASIONAL
MEDAN Penyidik Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara mulai memeriksa sejumlah saksi dalam penyelidikan dugaan korupsi di
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pemain Free Fire kembali berburu kode redeem terbaru yang dibagikan pada Minggu, 17 Mei 2026. Sejumlah kode masih aktif dan dapa
ENTERTAINMENT
JAKARTA Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyoroti pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi program priorit
NASIONAL
JAKARTA Direktorat Reserse Narkoba Kepolisian Daerah Kalimantan Timur membongkar dugaan jaringan peredaran narkotika jenis obat keras ya
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Direktorat Reserse Narkoba Kepolisian Daerah Kalimantan Timur membongkar dugaan jaringan peredaran narkotika jenis obat keras ya
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Putusan Mahkamah Konstitusi yang menegaskan Jakarta masih berstatus sebagai ibu kota negara dinilai tidak menghentikan pembangun
NASIONAL