Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026, Rizky Ridho: Kami Kecewa, Suporter Lebih Kecewa
JAKARTA Kapten Timnas Indonesia, Rizky Ridho, menyampaikan permohonan maaf kepada para suporter setelah skuad Garuda gagal melaju ke sem
OLAHRAGA
JAKARTA – Mayoritas masyarakat Indonesia menyatakan puas terhadap kinerja Presiden RI Prabowo Subianto, berdasarkan hasil survei terbaru yang dirilis oleh Indonesia Political Opinion (IPO), Minggu (1/6/2025).
Survei yang dilakukan terhadap 1.200 responden ini mencatat bahwa 81 persen publik merasa puas, dengan rincian 13 persen sangat puas, 46 persen puas, dan 22 persen cukup puas.
Sementara itu, 15 persen responden menyatakan tidak puas, dan 4 persen sangat tidak puas.
Direktur Eksekutif IPO, Dedi Kurnia Syah, menjelaskan bahwa tingginya tingkat kepuasan ini menunjukkan adanya ekspektasi kuat masyarakat terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo di tengah tantangan nasional yang masih kompleks.
"Angka kepuasan yang tinggi ini menunjukkan bahwa masyarakat masih memiliki harapan terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo, meskipun tantangan besar di bidang ekonomi dan lapangan pekerjaan masih harus dihadapi," ujar Dedi.
Beberapa alasan utama di balik tingkat kepuasan tersebut antara lain: ketegasan dan wibawa Presiden (19,5 persen), dukungan terhadap pemberantasan korupsi (16,7 persen), serta pengalaman dalam pemerintahan (11,5 persen).
Selain itu, 9,4 persen responden menyebutkan program-program yang berpihak kepada rakyat, 6,2 persen memuji program bantuan sosial, dan 5,9 persen menilai program makan bergizi gratis sebagai langkah positif.
Faktor lain seperti empati terhadap rakyat kecil, kecepatan kerja, dan jaminan keamanan juga turut menjadi sorotan.
Survei ini juga mengungkapkan isu-isu yang dianggap paling mendesak untuk segera ditangani pemerintah. S
ebanyak 31,8 persen responden menuntut stabilisasi harga kebutuhan pokok (sembako), sementara 12,5 persen mendesak penciptaan lapangan kerja.
Isu lainnya meliputi keamanan (9,6 persen), kesejahteraan rakyat (7,9 persen), pemberantasan korupsi (7,4 persen), jaminan kesehatan (7,1 persen), pembangunan infrastruktur (4,5 persen), dan biaya pendidikan yang terjangkau (3,5 persen).
Survei IPO dilakukan pada periode 22–28 Mei 2025 melalui wawancara tatap muka.
JAKARTA Kapten Timnas Indonesia, Rizky Ridho, menyampaikan permohonan maaf kepada para suporter setelah skuad Garuda gagal melaju ke sem
OLAHRAGA
JAKARTA Kebakaran melanda gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis, Petojo Selatan, Gambir, Jakarta Pusat
PERISTIWA
GAYO LUES Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menemukan adanya aksi pencurian dan perusakan peralatan pemantau gempa bu
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan bahwa proses pemeriksaan terhadap personel kepolisian akan dilakukan sec
HUKUM DAN KRIMINAL
Oleh Yakub F. IsmailKIAMAT fiskal sedang membayangi sejumlah daerah yang kini tengah menderita teakanan keuangan.Alarm tersebut sekaligus m
OPINI
JAKARTA Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah, menjalani pemeriksaan intensif sebagai tersangka da
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Lodewyk Pusung, kembali mengajukan gugatan praperadilan terkait perkara dugaan ko
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Mantan Penjabat (Pj) Bupati Langkat, Faisal Hasrimy, membantah tuduhan mantan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Langkat
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah yang dipimpinnya akan tetap berada di jalur yang benar dalam menjalankan berbaga
NASIONAL
JAKARTA Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI) membantah pernyataan Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesej
NASIONAL