Senam Bersama di Banda Aceh, Sekda M. Nasir Ajak Warga Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
BANDA ACEH Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, mengikuti kegiatan Senam Pemerintah Aceh bersama ratusan peserta di Kecamatan Banda
NASIONAL
BANDUNG – Amnesty International Indonesia mendesak Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, untuk segera mencabut kebijakan jam malam yang diberlakukan khusus bagi para pelajar di wilayahnya.
Direktur Eksekutif Amnesty, Usman Hamid, menilai kebijakan tersebut tidak hanya diskriminatif, tetapi juga bertentangan dengan konstitusi dan prinsip-prinsip hak asasi manusia (HAM).
"Kebijakan ini jelas bertentangan dengan Konstitusi yang menjamin hak anak untuk bebas dari segala bentuk diskriminasi dan praktik-praktik yang melanggar HAM," tegas Usman dalam keterangan resminya, Kamis (5/6/2025).
Ia merujuk pada Pasal 28B Ayat (2) UUD 1945 yang menegaskan bahwa setiap anak berhak atas kelangsungan hidup, tumbuh dan berkembang, serta perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi.
Lebih lanjut, Usman menyebut pembatasan mobilitas anak lewat jam malam bukanlah bentuk perlindungan, melainkan pengawasan represif yang membatasi ruang tumbuh dan interaksi sosial mereka di ruang publik.
"Pendekatan ini tidak mencerminkan perlindungan anak. Ini justru bisa memperkuat stigma negatif terhadap mereka yang berada di luar rumah saat malam," jelas Usman.
Amnesty juga menilai kebijakan ini melanggar Kovenan Internasional tentang Hak-Hak Sipil dan Politik (ICCPR), yang telah diratifikasi Indonesia pada 2005. Menurut Usman, tidak ada dasar ancaman keamanan mendesak yang membenarkan penerapan jam malam hanya bagi siswa.
Kebijakan Gubernur Dedi Mulyadi ini sebelumnya menuai kontroversi setelah ia menyatakan bahwa siswa yang melanggar jam malam akan dibina di barak militer.
"Yang melanggar, pembinaannya dimasukkan ke barak militer," ujar Dedi saat ditemui di Gedung Pakuan, Bandung, Rabu (4/6/2025).
Menurut Usman, tindakan tersebut berpotensi mengarah pada bentuk pembatasan hak kebebasan pribadi yang tidak sah secara hukum. Ia mengingatkan agar pendekatan pembinaan anak dilakukan secara edukatif dan inklusif, bukan represif.
"Pemerintah seharusnya menempuh jalur dialog, edukasi, dan peningkatan kesadaran, bukan penindakan berlebihan," pungkasnya.
Sejumlah pihak, termasuk aktivis pendidikan dan organisasi perlindungan anak, kini ikut menyoroti kebijakan ini dan menyerukan evaluasi menyeluruh terhadap pendekatan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam menangani disiplin pelajar.
(km/j006)
BANDA ACEH Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, mengikuti kegiatan Senam Pemerintah Aceh bersama ratusan peserta di Kecamatan Banda
NASIONAL
JAKARTA Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) mendorong semakin tingginya kebutuhan tenaga ahli di
PENDIDIKAN
SIBOLGA Kebakaran hebat melanda Pasar Sibolga Nauli, Kota Sibolga, Sumatera Utara, pada Sabtu malam, 11 Juli 2026. Api yang membakar kaw
PERISTIWA
MEDAN Polres Samosir mengamankan dua personelnya yang diduga terlibat dalam penyalahgunaan dan peredaran narkotika jenis sabu. Kedua ang
HUKUM DAN KRIMINAL
BINJAI Dewan Pimpinan Daerah Brigade Kartini AMPI (DPD BKA) Kota Binjai terus menjalankan kegiatan sosial melalui program Jumat Berkah.
NASIONAL
BATU BARA Satuan Reserse Narkoba Polres Batu Bara mengungkap dugaan peredaran narkotika golongan II jenis Etomidate atau yang dikenal se
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN PTPN I Regional 1 mengungkap dugaan aktivitas penambangan galian C ilegal yang diduga berkedok program cetak sawah di areal Hak Gu
PERISTIWA
MEDAN Kepolisian menutup sementara operasional pasar malam yang berada di Jalan Perhubungan Simpang Beo, Desa Lau Dendang, Kecamatan Per
PERISTIWA
SAMOSIR Dua anggota Polres Samosir diamankan setelah diduga terlibat dalam peredaran narkotika jenis sabu. Keduanya merupakan Aipda ES d
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Direktur Eksekutif Aljabar Strategic Indonesia, Arifki Chaniago, menilai aktivitas politik Presiden ke7 RI Joko Widodo (Jokowi)
POLITIK