Australia hingga Brasil Berebut Impor Pupuk RI, Pemerintah Utamakan Kebutuhan Petani Dalam Negeri
JAKARTA Sejumlah negara mulai melirik Indonesia sebagai pemasok pupuk urea di tengah gangguan pasokan global. Mulai dari Australia hingg
EKONOMI
GUNUNGSITOLI — Pembangunan Proyek Gasifikasi Klaster Nias sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) resmi dimulai dengan ditandai pelaksanaan Groundbreaking Ceremony yang berlangsung di Desa Dahana, Kecamatan Gunungsitoli Idanoi, Kota Gunungsitoli, Kamis (03/07/2025).
Wali Kota Gunungsitoli, Sowa'a Laoli, SE, M.Si, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas dimulainya pembangunan fisik infrastruktur gasifikasi LNG yang akan mendukung sistem pembangkit energi di wilayah Kepulauan Nias.
"Pada bulan Juni lalu, telah dilakukan land clearing and land preparation sebagai langkah awal. Hari ini, kita memasuki tahapan konstruksi yang menjadi momentum penting dalam mendukung ketahanan energi di kawasan ini," ujar Sowa'a Laoli.
Ia menambahkan bahwa Pemerintah Kota Gunungsitoli sangat mendukung penuh proyek ini yang diyakini akan memberi dampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, terutama melalui penyediaan energi bersih dan peluang kerja baru bagi tenaga terampil lokal.
"Kami berharap pelaksanaan proyek ini dapat menyerap tenaga kerja dari masyarakat Gunungsitoli. Ini bukan hanya pembangunan infrastruktur, tapi juga membangun harapan baru untuk masa depan energi dan ekonomi kita," tambahnya.
Proyek ini dilaksanakan oleh PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) bekerja sama dengan sejumlah mitra strategis lainnya.
Pembangunan klaster Nias sendiri merupakan bagian dari agenda strategis nasional dalam memperluas akses energi ramah lingkungan di kawasan kepulauan.
Acara ini turut dihadiri oleh Bupati Nias, perwakilan Bupati Nias Selatan, unsur Forkopimda, Kepala Kejaksaan Negeri Gunungsitoli, perwakilan Polres Nias, serta sejumlah pimpinan dari PT PLN UP3 Nias, PLN EPI, dan PLN Nusantara Power PLTMG Nias.
Dengan dimulainya proyek gasifikasi ini, Gunungsitoli selangkah lebih maju dalam mendorong transformasi energi menuju masa depan yang berkelanjutan dan berdaya saing tinggi.*
JAKARTA Sejumlah negara mulai melirik Indonesia sebagai pemasok pupuk urea di tengah gangguan pasokan global. Mulai dari Australia hingg
EKONOMI
JAKARTA Kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, memasuki babak baru. Empat prajurit TNI yang diduga
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menegaskan kesiapan pemerintah untuk mempercepat pembangunan huni
NASIONAL
JAKARTA Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami penurunan pada perdagangan hari ini, Kamis (16/4/2026). Harg
EKONOMI
JAKARTA Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkap masih adanya ketidaktepatan sasaran dalam program Penerima Bantuan Iuran (PBI)
NASIONAL
JAKARTA Mantan Wakil Menteri Luar Negeri RI Dino Patti Djalal mengingatkan pemerintah untuk berhatihati dalam menyikapi isu kerja sama
NASIONAL
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan pemerintah Indonesia menolak tawaran pinjaman dari International Monetary Fu
EKONOMI
BANDA ACEH Pemerintah Aceh melibatkan sejumlah guru besar dan akademisi dalam pembahasan perubahan UndangUndang Nomor 11 Tahun 2006 ten
PEMERINTAHAN
JAKARTA Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menegaskan bahwa musim kemarau 2026 di Indonesia diprediksi lebih kering diba
NASIONAL
JAKARTA Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) menetapkan kuota Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan mencapai 96,8 juta
NASIONAL