BREAKING NEWS
Selasa, 10 Maret 2026

Khofifah Tinjau Sekolah Rakyat di Pasuruan: Siap Beroperasi, Fasilitas Sesuai Standar Presiden Prabowo

- Minggu, 06 Juli 2025 14:05 WIB
Khofifah Tinjau Sekolah Rakyat di Pasuruan: Siap Beroperasi, Fasilitas Sesuai Standar Presiden Prabowo
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, meninjau langsung kesiapan Sekolah Rakyat (SR) di Gedung Eks Kantor Pemerintah Kabupaten Pasuruan (foto: ig/@khofifah.ip)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

PASURUAN -Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, meninjau langsung kesiapan Sekolah Rakyat (SR) di Gedung Eks Kantor Pemerintah Kabupaten Pasuruan, salah satu dari 19 SR yang akan mulai beroperasi serentak pada 14 Juli 2025 mendatang.

Dalam kunjungannya, Khofifah memastikan bahwa sarana dan prasarana di SR Pasuruan telah memenuhi standar yang ditetapkan, bahkan tergolong sangat layak.

"Secara fisik, sarana dan prasarana Sekolah Rakyat di Kabupaten Pasuruan ini sangat layak, memenuhi syarat dan mumpuni. Ruang kelas, ruang makan, kamar mandi, kamar tidur semuanya sudah tersedia dan siap digunakan," ujar Khofifah di Surabaya, Minggu (6/7/2025).

Sekolah Rakyat Pasuruan akan menampung 150 siswa dalam enam rombongan belajar (rombel), terdiri dari tiga rombel jenjang SMP dan tiga rombel SMA. Sekolah ini juga telah dilengkapi laboratorium, dapur, masjid, lapangan, area parkir, kolam renang, serta asrama terpisah untuk siswa laki-laki dan perempuan yang telah dilengkapi meja belajar.

"Tempatnya sangat mendukung untuk proses pembelajaran. Fasilitasnya lengkap dan sesuai dengan standar desain dari Presiden Prabowo," tambahnya.

Khofifah juga menegaskan bahwa SR mengusung sistem boarding school sebagai upaya pembentukan karakter yang kuat bagi siswa. Para siswa akan mendapatkan pembinaan intensif dari para wali asuh yang ditunjuk.

Lebih dari sekadar sekolah, SR menyasar anak-anak dari keluarga miskin dan rentan miskin, khususnya yang terdata dalam Desil 1 dan 2 Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Tujuannya adalah memberikan akses pendidikan berkualitas secara gratis kepada mereka yang membutuhkan.*

"Insya Allah anak-anak akan mendapat pembelajaran yang baik, termasuk pembinaan karakter. SR ini hadir untuk memberi harapan dan masa depan yang lebih baik bagi mereka yang berasal dari keluarga tidak mampu," jelasnya.

Salah satu calon siswa, Dahlan (16), mengungkapkan rasa syukurnya bisa kembali mengenyam pendidikan setelah sempat putus sekolah.

"Saya sempat putus sekolah. Sekarang bisa sekolah lagi di kelas 1 SMP. Terima kasih kepada Ibu Gubernur dan Bapak Bupati yang telah memperhatikan kami," tuturnya penuh haru.

Dengan kesiapan yang matang dan semangat inklusi, SR diharapkan menjadi tonggak baru pendidikan berbasis keberpihakan dan keadilan sosial di Jawa Timur.

(at/j006)

Editor
:
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru