BMKG dan BRIN Umumkan 14 Zona Megathrust Baru, Aceh-Andaman Berpotensi Gempa Magnitudo 9,2
JAKARTA Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis pembaruan Peta Sumber
PERISTIWA
MEDAN — Kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) aparatur pemerintahan desa se-Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) yang digelar di Medan pada 25–28 Agustus 2025 kembali membuka ruang diskusi publik terkait konsistensi kebijakan kepala daerah.
Bupati Tapsel, Gus Irawan Pasaribu, yang pada masa kampanye Pilkada 2024 sempat menyuarakan kritik terhadap pelaksanaan Bimtek di luar daerah, kini menghadapi sorotan karena kegiatan serupa tetap dilangsungkan di luar wilayah Tapsel.
Kegiatan yang melibatkan ratusan aparatur desa ini disebut menelan anggaran yang tidak sedikit, terutama untuk kebutuhan transportasi, akomodasi, konsumsi, dan fasilitas lainnya.
Padahal, dalam berbagai kesempatan selama masa kampanye, Gus Irawan menyebut bahwa frekuensi dan lokasi Bimtek yang tidak proporsional menjadi beban bagi desa.
"Kepala desa di-Bimtek sampai 14 kali setahun, bahkan ke luar provinsi. Ini membuat dana desa habis bukan untuk pembangunan," ujar Gus Irawan dalam salah satu sesi debat Pilkada 2024 lalu.
Pernyataan tersebut kala itu menuai simpati, terutama dari para kepala desa yang merasa terbebani dengan Bimtek berulang, serta masyarakat yang berharap adanya efisiensi anggaran demi pembangunan yang lebih tepat sasaran.
Namun, pelaksanaan Bimtek terbaru justru menimbulkan pertanyaan.
Mengapa kegiatan tersebut masih dilaksanakan di luar wilayah, sementara infrastruktur dasar di banyak desa di Tapsel, seperti jalan, air bersih, dan layanan publik lainnya, masih memerlukan perhatian serius?
Sejumlah pengamat menilai, apabila tujuan Bimtek adalah peningkatan kapasitas aparatur desa, maka kegiatan tersebut bisa dilakukan di tingkat kecamatan atau kabupaten.
Pembicara dan narasumber profesional tetap bisa dihadirkan, tanpa perlu mengeluarkan anggaran besar untuk perjalanan dan penginapan di kota lain.
"Jika Bimtek dilakukan di daerah sendiri, perputaran uang pun terjadi secara lokal, mendukung pelaku UMKM, hotel, dan katering setempat," ujar seorang akademisi pemerintahan daerah di Sumatera Utara.
Publik kini berharap adanya penjelasan terbuka dari pemerintah daerah mengenai alasan pemilihan lokasi Bimtek di luar Tapsel.
Transparansi anggaran dan evaluasi program menjadi penting untuk menghindari persepsi negatif bahwa kegiatan ini hanya sebatas formalitas atau ajang relaksasi berkedok pelatihan.
Jika praktik seperti ini terus berulang tanpa pengawasan yang ketat, dikhawatirkan dana publik yang seharusnya digunakan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa, justru habis untuk kegiatan administratif yang tidak berdampak langsung.
Bupati Gus Irawan, sebagai pemimpin yang pernah menjanjikan efisiensi dan perubahan, kini berada dalam sorotan publik.
Konsistensi antara janji politik dan kebijakan nyata akan menjadi tolok ukur kepercayaan masyarakat terhadap kepemimpinannya.
Masyarakat Tapsel tentu berharap bahwa janji yang pernah dilontarkan tidak hanya menjadi retorika kampanye.
Di tengah tekanan ekonomi dan tantangan pembangunan desa, efisiensi anggaran menjadi sangat krusial.
Setiap rupiah dari dana publik sebaiknya diarahkan untuk program yang memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan rakyat.
Jika tidak segera ada evaluasi, dikhawatirkan ketidakpercayaan terhadap pemerintah daerah akan terus tumbuh, dan peluang untuk melakukan perubahan yang lebih baik pun terbuang sia-sia.*
JAKARTA Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis pembaruan Peta Sumber
PERISTIWA
JAKARTA Pengguna dompet digital DANA berkesempatan mendapatkan saldo gratis senilai Rp211.000 melalui fitur DANA Kaget siang ini, Selasa
EKONOMI
JAKARTA Bank Syariah Indonesia (BSI) kembali menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) pada 2026 sebagai upaya memperluas akses pembiayaan b
EKONOMI
JAKARTA Pakar telematika Roy Suryo kembali berhadapan dengan perkara hukum baru. Kali ini, ia dilaporkan mantan koleganya yang juga akti
HUKUM DAN KRIMINAL
BANDA ACEH Semangat persiapan menuju Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2026 mulai menguat. Lebih dari 300 siswa SMA dan Madrasah Aliyah dar
PENDIDIKAN
JAKARTA Sudrajat, 50 tahun, pedagang es gabus di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, mengaku mengalami kekerasan fisik dan intimidasi oleh
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pemerintah merespons klaim Malaysia atas tiga desa di Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara. Ketiga desa yang dipersoalkan
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Pemerintah Kota Medan menjatuhkan sanksi disiplin berat kepada mantan Camat Medan Maimun Almuqarrom Natapradja berupa pembebasan t
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA DPR RI resmi menyetujui pengesahan 9 anggota Ombudsman Republik Indonesia periode 20262031 dalam rapat paripurna yang digelar d
NASIONAL
JAKARTA DPR RI resmi menyetujui rekomendasi percepatan reformasi Polri dalam rapat paripurna ke12 Masa Sidang III Tahun Sidang 2025202
HUKUM DAN KRIMINAL