Kemarau Panjang Hantam Tanjab Timur, Warga Perdalam Sumur demi Bertahan Dapatkan Air Bersih
TANJAB TIMUR Musim kemarau yang melanda Kabupaten Tanjung Jabung Timur mulai berdampak pada ketersediaan air bersih. Sejumlah warga di K
PERISTIWA
MEDAN – Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut), Surya, menginstruksikan seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Sumut untuk segera memperkuat koordinasi dan kolaborasi dalam menangani isu inflasi, kemiskinan, dan dinamika sosial pascademo yang terjadi di sejumlah daerah.
Hal ini disampaikan usai mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, Senin (8/9/2025).
Rakornas yang digelar secara hybrid dari lantai 6 Ruang Sumut Smart Province, Kantor Gubernur Sumut, ini diikuti juga oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sumut, Togap Simangunsong, serta jajaran kementerian, kepala daerah se-Indonesia, dan lembaga terkait.
Dalam arahannya, Wagub Surya menyoroti pentingnya respon cepat terhadap dua komoditas pangan utama yang sedang bergejolak, yaitu cabai merah dan beras.
Menurutnya, distribusi dan ketersediaan pasokan harus dipastikan aman hingga ke tingkat masyarakat bawah.
"Segera lakukan koordinasi lintas sektor dan dengan pemerintah kabupaten/kota. Kita harus pastikan distribusi beras dan kebutuhan pokok lainnya sampai ke masyarakat tanpa hambatan," tegas Surya.
Rakor yang dipimpin langsung oleh Mendagri Tito Karnavian ini membahas tiga hal utama: inflasi, penanggulangan kemiskinan ekstrem, serta penanganan situasi pascaaksi unjuk rasa yang terjadi sejak 25 Agustus hingga 7 September 2025.
Mendagri menyebutkan bahwa selama periode tersebut tercatat 228 aksi unjuk rasa di 35 provinsi di seluruh Indonesia.
Namun, situasi saat ini disebutnya telah berangsur kondusif berkat langkah-langkah strategis pemerintah pusat dan daerah.
"Pemerintah telah mengupayakan rekonsiliasi, rehabilitasi, dan rekonstruksi untuk menjaga stabilitas sosial dan ekonomi," ujar Tito.
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, menegaskan bahwa untuk mencapai target penurunan kemiskinan ekstrem hingga 5% di tahun 2029, diperlukan penurunan sebesar 0,86% per tahun.
"Tahun 2025, jumlah penduduk miskin tercatat sebanyak 23,85 juta jiwa, dan 2,38 juta jiwa tergolong miskin ekstrem," kata Muhaimin.
TANJAB TIMUR Musim kemarau yang melanda Kabupaten Tanjung Jabung Timur mulai berdampak pada ketersediaan air bersih. Sejumlah warga di K
PERISTIWA
ACEH BESAR Kekeringan yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Aceh Besar semakin mengkhawatirkan. Selain mengancam sektor pertanian,
PERISTIWA
SURAKARTA Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan komitmen pemerintah untuk terus memperkuat perlindungan, kesejahteraan,
NASIONAL
PAPUA Prajurit TNI kembali menunjukkan komitmennya dalam menjalankan misi kemanusiaan di wilayah terpencil. Di tengah medan pegunungan y
NASIONAL
JAKARTA Koalisi Masyarakat Sipil Penyelamatan Ombudsman meminta proses pengisian kekosongan Anggota Ombudsman Republik Indonesia tidak sek
NASIONAL
JAKARTA Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa optimistis kinerja penerimaan pajak pada 2026 akan jauh lebih baik dibandingkan tah
EKONOMI
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) masih menginvestigasi penyebab dugaan keracunan yang menimpa 707 siswa dan guru SMKN 6 Semarang, Jawa Te
KESEHATAN
JAKARTA Harga logam mulia berupa emas diperkirakan masih akan bergerak fluktuatif pada perdagangan pekan depan. Pergerakan ini didorong ol
EKONOMI
JAKARTA Tiga tim telah resmi tersingkir dari ASEAN Championship 2026 atau Piala AFF 2026, terdiri dari dua tim di Grup A dan satu tim di G
OLAHRAGA
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) memberhentikan sementara (suspend) Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karangturi usai kasus dugaan k
PERISTIWA