BPA Luncurkan BPA Fair 2026, Dorong Optimalisasi Lelang Aset Negara dengan Target Rp100 Miliar Lebih
JAKARTA Badan Pemulihan Aset (BPA) resmi meluncurkan BPA Fair 2026 sebagai langkah strategis untuk mengoptimalkan pemulihan aset negar
EKONOMI
JEMBRANA, BALI – Dua kecamatan di Kabupaten Jembrana, yakni Mendoyo dan Pekutatan, menjadi lokasi terakhir roadshow Sosialisasi Percepatan Pelaksanaan Pembatasan Penggunaan Plastik Sekali Pakai dan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (PSBS) Palemahan Kedas (PADAS) Tahun 2025.
Kegiatan ini menutup rangkaian sosialisasi di 57 kecamatan se-Bali.
Sosialisasi di Mendoyo, yang digelar di GOR Banjar Kebebeng, Desa Mendoyo Dangin Tukad, Kamis (27/11), menghadirkan Duta PSBS Provinsi Bali, Putri Koster.Baca Juga:
Ia mengingatkan masyarakat agar tidak mengulangi kesalahan seperti di TPA Suwung Denpasar, yang menumpuk sampah hingga menggunung.
Menurutnya, sistem pembuangan terbuka dan pembakaran sampah justru menimbulkan zat beracun berbahaya bagi kesehatan.
"Leluhur kita telah mewariskan wejangan yang sangat bagus untuk kita lakukan dalam menjaga alam.
Jangan kita langgar," tegas Putri Koster, yang juga Ketua TP PKK Provinsi Bali, sembari mengutip wejangan Bhisama Lontar Batur Kelawasan tentang pentingnya menjaga gunung dan laut serta kelestarian lingkungan.
Dalam sosialisasi ini, Putri Koster juga menekankan pentingnya implementasi regulasi pengelolaan sampah, mulai dari Perda Provinsi Bali Nomor 5 Tahun 2011 hingga Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 09 Tahun 2025 tentang Gerakan Bali Bersih Sampah.
Sistem ideal yang diterapkan adalah pemilahan sampah organik di sumbernya, sementara sampah anorganik diselesaikan oleh desa melalui TPS3R (Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle).
Konsep inovatif Teba Modern, yang mengubah lubang tradisional menjadi komposter berbahan beton dengan penutup, diperkenalkan untuk mengolah sampah organik menjadi pupuk kompos. Kecamatan Mendoyo sendiri telah memiliki lima TPS3R dan sejumlah Teba Modern di kantor desa/kelurahan.
Di Pekutatan, sosialisasi berlangsung di Wantilan Pura Puseh, Desa Gumbrih. Kepala Seksi PMD Kecamatan Pekutatan, I Made Dwi Supadnyana, menyebutkan, total terdapat 96 unit Teba Modern di berbagai lembaga, sekolah, fasilitas kesehatan, kantor desa, dan lembaga adat. ASN setempat juga aktif membuat unit Teba Modern dan compost bag sebagai sarana edukasi dan praktik pengolahan sampah di rumah tangga.
I Gusti Ayu Diah Werdhi Srikandi dari Tim Percepatan PSBS PADAS menekankan metode 3R (Reduce, Reuse, Recycle) untuk mengurangi limbah dan meminimalkan penggunaan plastik sekali pakai.
JAKARTA Badan Pemulihan Aset (BPA) resmi meluncurkan BPA Fair 2026 sebagai langkah strategis untuk mengoptimalkan pemulihan aset negar
EKONOMI
MEDAN Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan menjatuhkan vonis 20 tahun penjara kepada Saiful Bahri alias Pon (47), kurir narkotika
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra menegaskan bahwa Rancangan UndangUndan
POLITIK
BATU BARA Wacana pemekaran wilayah yang mengusung pembentukan Provinsi Sumatera Pantai Timur kembali memantik perhatian publik. Kali ini
POLITIK
JAKARTA Pemerintah terus mendorong penguatan ketahanan energi nasional melalui diversifikasi bauran energi, termasuk opsi pengembangan P
NASIONAL
JAKARTA Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyebut Indonesia saat ini berada dalam kondisi survival mode ekonomi di tengah
EKONOMI
MEDAN Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menekankan pentingnya perusahaan menyesuaikan penugasan peserta magang dengan latar be
NASIONAL
JAKARTA Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana memberikan klarifikasi terkait pernyataannya mengenai kebutuhan hingga 19.000 e
EKONOMI
JAKARTA Tim penasihat hukum mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Makarim menyampaikan keberatan atas perce
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni mengingatkan bahwa risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada tahun 2026 diper
PEMERINTAHAN