Rektor Unsoed Pernah Tolak MBG dan KDMP, KPK Tegaskan Tak Ada Kaitannya dengan OTT
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoe
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA — Staf Khusus Menteri Pekerjaan Umum Bidang Perdata, Tata Usaha Niaga, dan Penataan Barang Milik Negara, Firman Wijaya, menekankan pentingnya penguatan tata kelola pembangunan infrastruktur yang aman, berkeadilan, dan berkelanjutan.
Dalam keterangannya kepada wartawan, Rabu (3/12), Firman menyebut tiga langkah strategis yang perlu diambil Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk mencapai tujuan tersebut: optimalisasi penyelesaian sengketa, penguatan sinergi lintas sektor, dan percepatan kolaborasi dalam pembangunan fasilitas sosial, termasuk pesantren.
"Proses litigasi selama ini sering memperlambat penyelesaian sengketa konstruksi karena panjang dan terbuka untuk umum. Kami mendorong penggunaan arbitrase khusus konstruksi, seperti BADAPSKI, yang lebih cepat dan melibatkan arbiter kompeten teknis," kata Firman.Baca Juga:
Firman menekankan, kolaborasi antara unsur hukum, sains, dan politik menjadi kunci dalam setiap kebijakan pembangunan.
Khusus untuk pondok pesantren pasca tragedi Al-Khoziny, pemerintah menegaskan kehadiran negara melalui UU Pesantren dan Kesepakatan Bersama Tiga Menteri, yang mempermudah proses perizinan bangunan, pendampingan teknis, hingga pembebasan retribusi.
Langkah ini sejalan dengan kebijakan PU 608 yang menempatkan infrastruktur sebagai pendorong efisiensi investasi, pengentasan kemiskinan, dan pertumbuhan ekonomi.
Firman menegaskan, pembangunan infrastruktur bukan sekadar fisik, tetapi juga instrumen keadilan bagi masyarakat.
Momentum Hari Bakti PU ke-80 dimanfaatkan Firman untuk mengingatkan bahwa sektor PU harus menghadirkan infrastruktur adaptif, inklusif, dan berdaya tahan terhadap tantangan pembangunan modern.
"Desain pembangunan yang berorientasi pada konektivitas nasional, hunian layak, dan infrastruktur dasar mendesak untuk direalisasikan," ujar Firman.
Ia menambahkan, transformasi sektor pekerjaan umum kini memasuki babak baru, menuntut penggunaan teknologi konstruksi hijau, digitalisasi layanan, dan mitigasi bencana sebagai agenda strategis.
Dengan arah kebijakan ini, PUPR diharapkan dapat membangun infrastruktur tangguh, produktif, dan berdaya saing global, di bawah kepemimpinan Menteri PUPR Dody Hanggodo yang visioner.*
(dh)
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoe
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA iPhone Ultra yang diyakini sebagai smartphone lipat pertama Apple disebut telah digunakan oleh sejumlah orang sebelum peluncuran
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas (ratas) di kediamannya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada Minggu, 23 Agustu
NASIONAL
JAKARTA Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mengapresiasi langkah Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) yang menetapkan 72 tersangka da
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Badan Reserse Kriminal Kepolisian Republik Indonesia atau Bareskrim Polri menetapkan 72 orang sebagai tersangka dalam kasus duga
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan melakukan kunjungan kerja untuk meninjau penanganan kebakaran hutan dan lahan atau karhutl
NASIONAL
JAKARTA Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka menguat tipis pada perdagangan Senin, 24 Agustus 2026. Penguatan r
EKONOMI
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan Senin, 24 Agustus 2026. Penguatan indeks ditopang kenaikan se
EKONOMI
JAKARTA Harga pangan nasional di pasar tradisional pada Senin, 24 Agustus 2026, bergerak beragam. Sejumlah komoditas mengalami kenaikan,
EKONOMI
JAKARTA Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) pada Senin, 24 Agustus 2026, mengalami kenaikan dibandingkan perdagangan sebelumnya
EKONOMI