BREAKING NEWS
Senin, 02 Maret 2026

Banjir Sumatera Jadi Sorotan, Nusron Wahid Tegaskan Hutan Tak Bisa Dibeli Publik

Adelia Syafitri - Kamis, 11 Desember 2025 07:43 WIB
Banjir Sumatera Jadi Sorotan, Nusron Wahid Tegaskan Hutan Tak Bisa Dibeli Publik
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid. (Foto: Tangkapan Layar @nusronwahid / IG)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA, — Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menegaskan penolakannya terhadap ajakan publik untuk patungan membeli hutan di Indonesia.

Ajakan tersebut muncul pasca banjir dan longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, dengan tujuan mencegah pembabatan hutan secara serampangan.

Menurut Nusron, meski niatnya baik, hutan bukan komoditas yang bisa diperjualbelikan.

Baca Juga:

"Hutan kan nggak boleh dijualbelikan, hutan itu bukan komoditas yang bisa dijualbelikan," ujar Nusron saat ditemui di Hotel Mulia, Jakarta Selatan, Rabu (10/12/2025).

Ia menekankan bahwa masyarakat yang ingin berkontribusi terhadap kelestarian lingkungan sebaiknya memilih langkah penanaman kembali atau reboisasi.

"Kalau mau membangun hutan baru, reboisasi itu dengan senang hati. Memang kita harus menggerakkan masyarakat untuk itu, tapi membeli hutan tidak tepat," jelasnya.

Gagasan patungan membeli hutan pertama kali digaungkan oleh Pandawara Group, aktivis lingkungan yang menyoroti deforestasi dan alih fungsi lahan sawit di Indonesia.

Unggahan mereka segera viral dan mendapat respons dari sejumlah figur publik.

Penyanyi Denny Caknan menyatakan kesiapannya menyumbang Rp 1 miliar.

Selebritas lain seperti Denny Sumargo, Vidi Aldiano, Atta Halilintar, serta konten kreator Ladislao Camara Carranza dan musisi Rayi RAN turut mendukung ide tersebut.

Pandawara menilai alih fungsi hutan telah berlebihan dan mengajak masyarakat meninjau ulang regulasi yang berlaku.

Mereka menekankan pentingnya kesadaran publik untuk menjaga hutan agar tidak dialihfungsikan secara masif.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Prabowo hingga Purbaya Digugat Warga Imbas Banjir Sumatera Belum Ditetapkan sebagai Bencana Nasional: Mereka Lalai!
Tentang Pelepasan 1,6 Juta Ha Hutan Era Menhut Zulkifli Hasan
Titiek Soeharto Desak Pengusaha Stop Tebang Pohon: “Cari Makan Tempat Lain!”
Viral Kayu Gelondongan Hanyut Usai Banjir di Sumut, DPR Bakal Panggil Kemenhut
Walhi Ungkap Banjir Aceh Bukan Musibah Alam: Akibat Deforestasi, Ekspansi Kebun Sawit dan Tambang Ilegal
Bane Raja Manalu Desak Penghentian Perambahan Hutan di Dairi: "Deforestasi Harus Dihentikan!"
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru