Rico Waas Lepas Kontingen Pramuka Medan ke Jamnas XII, Titip Nama Baik Kota
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas melepas Kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Medan yang akan mengikuti J
PENDIDIKAN
JAKARTA — Advokat asal Jakarta Barat, Arjana Bagaskara Solichin, mengajukan gugatan warga negara (citizen lawsuit) terhadap pemerintah Indonesia karena tidak kunjung menetapkan banjir besar di Sumatera sebagai bencana nasional.
Gugatan itu terdaftar di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta dengan nomor perkara 415/G/TF/2025/PTUN.JKT.
Dalam gugatannya, Arjana menyeret empat pihak sebagai tergugat: Presiden RI Prabowo Subianto; Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Raja Juli Antoni; Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa; dan Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto.Baca Juga:
Arjana menilai pemerintah lamban merespons bencana hidrometeorologi yang dalam dua pekan terakhir menerjang Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Data dalam gugatan menyebutkan 753 orang meninggal, 650 hilang, 2.600 luka-luka, dan lebih dari 576 ribu warga mengungsi.
"Jumlah korban dan kerugian besar yang dialami masyarakat tidak membuat pemerintah menetapkan banjir bandang ini sebagai bencana nasional," tulis Arjana dalam berkas gugatan yang dikutip pada Minggu, 7 Desember 2025.
Ia juga menyoroti dampak deforestasi sebagai pemicu kerusakan ekologis di Sumatera.
Arjana mengutip pernyataan Menteri LHK Raja Juli Antoni dalam rapat dengan Komisi IV DPR, bahwa tingkat deforestasi nasional menurun dari 216.216 hektare (2024) menjadi 166.450 hektare per September 2025.
Namun menurutnya, penurunan angka nasional itu tidak mencerminkan kondisi deforestasi di Aceh, Sumut, dan Sumbar yang justru berimbas pada memburuknya bencana banjir.
Arjana menilai pemerintah lalai terhadap amanat UU Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana, terutama ketentuan penetapan status bencana nasional.
Ia juga menuding Kementerian Keuangan tidak memaksimalkan alokasi dana penanggulangan bencana, serta BNPB tidak melakukan koordinasi efektif dengan presiden untuk menaikkan status bencana.
"Kelalaian para tergugat merupakan bentuk pembiaran yang dapat mengakibatkan hilangnya lebih banyak nyawa," tulisnya.
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas melepas Kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Medan yang akan mengikuti J
PENDIDIKAN
JAKARTA Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memberikan respons terkait hasil survei nasional Indonesia Political Opinion (IPO) yang menempat
POLITIK
JAKARTA Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari menilai pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,29 persen pada triwu
EKONOMI
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang 12.000 Dollar Singapura (SGD) dalam amplop yang diduga diberikan Bupati Kuantan Si
HUKUM DAN KRIMINAL
BANDA ACEH Kapolda Aceh Irjen Pol Ruddi Setiawan menyatakan perang terhadap peredaran narkotika di wilayah Aceh. Pernyataan itu disampaika
HUKUM DAN KRIMINAL
ACEH TAMIANG Rasa syukur dan harapan untuk kembali menjalani kehidupan secara normal mulai tumbuh di tengah para penyintas bencana yang me
NASIONAL
NAGAN RAYA Akses masyarakat di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya, Aceh, yang sempat terputus akibat bencana hidrome
NASIONAL
Catatan redaksi Berita ini dibuat berdasarkan keterangan keluarga serta dokumen DPR RI dan kliping Pos Metro Medan yang diperlihatkan kepad
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan empat tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan iklan di Bank Pembangunan Daerah Jawa Ba
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Tim penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) memeriksa 16 saksi dalam penyidik
HUKUM DAN KRIMINAL