37 Siswa dan Guru di Timor Tengah Selatan Diduga Keracunan MBG
NTT Sebanyak 37 siswa dan enam guru dari tiga sekolah di Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara
PERISTIWA
BANDA ACEH — Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) menegaskan bahwa bencana banjir dan longsor yang melanda Provinsi Aceh dalam sepekan terakhir bukan sekadar fenomena alam, melainkan akibat akumulasi deforestasi hutan, ekspansi perkebunan kelapa sawit, serta aktivitas pertambangan ilegal.
Direktur Walhi Aceh, Ahmad Shalihin, menyatakan, "Restorasi ekologis dan pemulihan alam harus segera dilakukan pemerintah," dalam keterangan persnya di Banda Aceh, Sabtu (29/11/2025).
Bencana hidrometeorologi ini telah memengaruhi 18 dari 23 kabupaten/kota di Aceh.Baca Juga:
Berdasarkan data BNPB, tercatat 35 orang meninggal dunia, 25 hilang, delapan luka-luka, serta puluhan ribu warga mengungsi.
Angka korban diperkirakan bertambah, karena beberapa daerah masih terisolir.
Shalihin menegaskan, "Ini bukan musibah alam. Ini bencana ekologis akibat buruknya tata kelola lingkungan hidup dan pemanfaatan sumber daya alam. Hutan digunduli, sungai didangkalkan, bukit dikeruk. Pemerintah harus menghentikan akar bencana."
Pantauan Walhi Aceh menunjukkan kerusakan paling parah terjadi di daerah aliran sungai (DAS) Krueng Peusangan, yang berdampak ke hilir seperti banjir di Kabupaten Aceh Utara dan Bireuen.
Selain itu, pembukaan jalan baru dan investasi ekstraktif di hulu memperparah deforestasi, sehingga sungai cepat meluap saat hujan deras.
Aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) di DAS juga makin meningkat dalam dua tahun terakhir.
Tebing sungai digali, bukit dibelah, dan sungai berubah keruh akibat limbah, mempercepat longsor dan banjir.
"PETI menghancurkan hulu dan kerusakan DAS dan hutan, tanah jadi labil, longsor mudah terjadi, dan banjir tak terbendung," tambah Shalihin.
Walhi mendesak pemerintah untuk segera melakukan restorasi ekologis, pemulihan hutan, serta audit menyeluruh terhadap izin yang berdampak pada kerusakan hulu.
NTT Sebanyak 37 siswa dan enam guru dari tiga sekolah di Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara
PERISTIWA
ASAHAN Wakil Bupati Asahan, Rianto, menegaskan komitmen kuatnya dalam menjaga kelestarian infrastruktur jalan. Ia mengimbau para pengusa
PEMERINTAHAN
BANTEN Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga sekaligus Kepala BKKBN Wihaji mengunjungi wilayah adat Baduy di Kabupaten Lebak, Ba
NASIONAL
JAKATA Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mengklarifikasi polemik rencana penentuan status aktivis HAM oleh tim asesor yang
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Rencana pemerintah untuk menghentikan impor bahan bakar minyak (BBM) dalam 23 tahun ke depan dinilai belum realistis tanpa tr
EKONOMI
JAKARTA Mantan istri komedian Andre Taulany, Rien Wartia Trigina atau Erin, melaporkan balik asisten rumah tangganya berinisial HW ke Po
ENTERTAINMENT
MEDAN Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Belawan menuntut hukuman mati terhadap terdakwa Aditya Ramdani dalam perkara peredaran
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari meminta masyarakat tidak terjebak pada potongan pernyataan dalam p
NASIONAL
BATU BARA Masyarakat Kabupaten Batu Bara kini sedang menanggung beban ganda. Dua kebutuhan pokok vital, yakni gas Elpiji 3 kg dan minyak
EKONOMI
BANDA ACEH Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Aceh meminta Pemerintah Aceh mencabut Peraturan Gubernur (Pergub) yang mengatur pembatasa
PEMERINTAHAN