BREAKING NEWS
Minggu, 17 Mei 2026

Warga Medan Terabaikan: 56 Tahun Tidak Menerima Bantuan, Masyarakat Soroti Pendataan Sosial

- Senin, 05 Januari 2026 09:09 WIB
Warga Medan Terabaikan: 56 Tahun Tidak Menerima Bantuan, Masyarakat Soroti Pendataan Sosial
Saudara Surinem, seorang wanita berusia 56 tahun yang tinggal di Jalan Tuba 2 Gang Mesjid, Medan, hidup dalam kondisi yang memprihatinkan. (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN – Saudara Surinem, seorang wanita berusia 56 tahun yang tinggal di Jalan Tuba 2 Gang Mesjid, Medan, hidup dalam kondisi yang memprihatinkan.

Meski telah tinggal lama di wilayah tersebut, Surinem hingga kini belum pernah menerima bantuan sosial atau bantuan apapun dari pemerintah setempat.

Keberadaan Surinem diketahui oleh warga sekitar yang mengungkapkan bahwa kehidupan sehari-harinya cukup sederhana dan jauh dari kecukupan.

Warga setempat merasa prihatin dengan kondisinya yang tidak mendapat perhatian dari dinas terkait, terutama dari Dinas Sosial maupun kelurahan setempat.

"Sudah lama tinggal di sini, tapi belum pernah ada bantuan yang kami lihat diterima olehnya," ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Kondisi Ekonomi yang Memprihatinkan

Surinem, yang telah berusia lebih dari setengah abad, hidup dalam keterbatasan ekonomi.

Informasi yang didapatkan, meski ia tinggal di lingkungan yang cukup padat, keberadaannya sepertinya luput dari pendataan pihak kelurahan atau pemerintah setempat.

Warga sekitar menilai bahwa Surinem merupakan warga yang rentan dan seharusnya mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah.

Mereka berharap ada tindakan cepat dari pihak terkait, baik itu dari kelurahan, kecamatan, maupun Dinas Sosial untuk memberikan bantuan yang seharusnya diterima oleh warga kurang mampu seperti Surinem.

"Dia sudah tinggal di sini sangat lama, tapi kami tidak tahu kenapa sampai sekarang belum pernah menerima bantuan sosial. Kami berharap pemerintah lebih peduli dan segera turun untuk memverifikasi dan memberikan bantuan yang layak," ujar warga setempat yang khawatir akan kesejahteraan Surinem.

Pendataan Warga Miskin Perlu Diperbaiki

Kasus Surinem menjadi sorotan mengenai pentingnya akurasi dalam pendataan warga kurang mampu di tingkat kelurahan dan kecamatan.

Tidak jarang ada warga yang sebenarnya membutuhkan bantuan tetapi justru terlewatkan dalam proses pendataan.

Hal ini juga menggarisbawahi perlunya adanya sistem yang lebih transparan dan efektif dalam memastikan bahwa bantuan pemerintah tepat sasaran dan tidak ada yang terlewatkan.

Sebab, dalam banyak kasus, tidak sedikit warga yang hidup dalam kondisi serba kekurangan, namun justru tidak terdata atau tercatat sebagai penerima bantuan sosial.

Menurut beberapa pengamat sosial, hal ini harus menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah agar tidak ada lagi masyarakat yang terabaikan atau terlambat menerima bantuan yang seharusnya menjadi hak mereka.

Warga Mendesak Tindakan Cepat

Sejumlah warga yang peduli dengan kondisi Surinem juga mengingatkan pemerintah agar segera turun lapangan untuk memverifikasi situasi yang ada.

Mereka berharap agar pemerintahan kelurahan dan kecamatan setempat dapat lebih proaktif dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.

Selain itu, penting bagi pemerintah untuk membuka saluran komunikasi yang lebih terbuka dengan masyarakat, agar tidak ada lagi kesenjangan dalam distribusi bantuan sosial kepada yang berhak menerimanya.

Pemerintah Diharapkan Segera Bertindak

Kasus ini menjadi perhatian serius bagi banyak pihak. Masyarakat berharap agar pemerintah segera memperbaiki mekanisme pendataan dan pendistribusian bantuan sosial agar tidak ada lagi warganya yang terlupakan dalam proses bantuan.

Pemerintah diharapkan dapat lebih proaktif, transparan, dan cekatan dalam menanggapi keluhan serta memberikan hak sosial kepada setiap warga yang membutuhkan.*

(dh)

Editor
:
0 komentar
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru