BREAKING NEWS
Jumat, 17 April 2026

Pemkab Deli Serdang Dorong Kolaborasi Lintas Sektor untuk Mitigasi Banjir, Bupati Asri: Jangan Hanya Ambil Untung!

Abyadi Siregar - Rabu, 07 Januari 2026 21:56 WIB
Pemkab Deli Serdang Dorong Kolaborasi Lintas Sektor untuk Mitigasi Banjir, Bupati Asri: Jangan Hanya Ambil Untung!
Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan dan Wakil Bupati, Lom Lom Suwondo SS, melakukan pertemuan dengan pihak Methodist, Unimed, CitraLand, dan Jewel Garden di Kantor Bupati Deli Serdang, Rabu (7/1/2026). (Foto Diskominfostan Deli Serdang)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

DELI SERDANG – Pemerintah Kabupaten Deli Serdang memperkuat langkah mitigasi banjir melalui kolaborasi dengan pengembang dan institusi pendidikan di kawasan terdampak.

Langkah ini menjadi respons terhadap keluhan warga Desa Bandar Khalifah, Lau Dendang, Saentis, dan Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, yang kerap mengalami genangan air hingga berhari-hari saat hujan deras, khususnya pada Desember 2025 lalu.

Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan, menekankan bahwa setiap pembangunan harus memperhatikan dampak lingkungan, seperti bertambahnya debit air dan berkurangnya daerah resapan.

Baca Juga:

"Pemerintah Kabupaten Deli Serdang tidak menolak investasi, tetapi setiap pengembang harus bertanggung jawab terhadap lingkungan. Jangan hanya mengambil keuntungan, sementara risiko dibebankan ke masyarakat dan pemerintah," tegasnya dalam pertemuan dengan perwakilan Methodist, Universitas Negeri Medan (Unimed), CitraLand, dan Jewel Garden, Rabu (7/1/2026).


Dalam kesempatan tersebut, Bupati menekankan pentingnya embung atau kolam retensi, pelebaran saluran drainase, dan koneksi sistem pembuangan air hingga hilir untuk setiap proyek perumahan berskala besar.

Ia menegaskan, izin pembangunan tidak akan diberikan jika pengembang gagal memenuhi persyaratan lingkungan.

Selain aspek lingkungan, Bupati Asri Ludin juga menyoroti pengelolaan sampah, penataan lalu lintas, dan kepatuhan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Wabup Lom Lom Suwondo menambahkan, pengembang diharapkan berperan aktif dalam pengelolaan sampah dan mendukung optimalisasi penerimaan pajak daerah untuk pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik.

"Kami membuka ruang selebar-lebarnya untuk berkolaborasi. Jangan ada proteksi terhadap petugas yang melakukan pendataan dan penilaian objek pajak. Ini demi kepentingan kita bersama," kata Wabup.

Keduanya juga mengingatkan pentingnya memperkecil kesenjangan antara kawasan perumahan mewah dengan lingkungan masyarakat sekitar.

Jika pengembang mampu, diharapkan turut memperbaiki jalan dan fasilitas umum yang bersinggungan langsung dengan proyek.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya Pemkab Deli Serdang membangun kawasan yang lebih aman dari banjir, bersih, dan teratur, sekaligus memastikan pertumbuhan ekonomi dan pembangunan infrastruktur berjalan berimbang.*


(ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Polda Aceh Bangun 221 Sumur Bor untuk Pemulihan Pascabencana, Masyarakat Diharap Rawat Bersama
Wagub Aceh Dampingi Menko Polkam Tinjau Pembangunan Huntap dan Fasilitas Ibadah Pascabanjir, Target Rampung Sebelum Ramadan
Korban Bencana di Sumatra Diprioritaskan Jadi Pekerja Migran
Wagub Bali Ajak Generasi Muda Berkarya Tanpa Tinggalkan Budaya Lokal
Wagub Aceh Dorong Percepatan Penyerahan Data Pascabencana untuk Bantuan Tepat Sasaran
KSAD Maruli Simanjuntak Jelaskan Biaya Rp150 Juta untuk Sumur Bor Korban Bencana: “Bukan untuk Satu Rumah, tapi Satu Desa”
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru