BREAKING NEWS
Rabu, 25 Februari 2026

Aceh Gelontorkan Dana Rp146 Miliar Percepat Pemulihan Pasca Bencana, Sekda Tekankan Program Cash for Work dan Pembersihan Lingkungan

T.Jamaluddin - Kamis, 08 Januari 2026 18:06 WIB
Aceh Gelontorkan Dana Rp146 Miliar Percepat Pemulihan Pasca Bencana, Sekda Tekankan Program Cash for Work dan Pembersihan Lingkungan
Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, saat Rapat Koordinasi Lanjutan Persiapan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana, yang berlangsung secara virtual melalui Zoom, Rabu (8/1/2026), di Ruang Rapat Sekda Aceh. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BANDA ACEH – Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, menegaskan percepatan pemulihan masyarakat pasca bencana menjadi prioritas utama Pemerintah Aceh, terutama melalui mekanisme pembersihan wilayah terdampak dan pelaksanaan program cash for work.

Pernyataan ini disampaikan saat Rapat Koordinasi Lanjutan Persiapan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana, yang berlangsung secara virtual melalui Zoom, Rabu (8/1/2026), di Ruang Rapat Sekda Aceh.

Rapat lintas kementerian/lembaga ini dipimpin Deputi Bidang Koordinasi Pemerataan Pembangunan Wilayah, Agraria, dan Tata Ruang Kemenko Infrastruktur, Nazib Faizal, dan dihadiri perwakilan Kementerian PUPR, ATR/BPN, Perhubungan, Transmigrasi, PKP, PMK, serta jajaran SKPA terkait.

Baca Juga:

Dalam paparannya, Sekda Aceh menyampaikan perkembangan penyusunan Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) yang kini memasuki tahap desk bersama pemerintah kabupaten/kota untuk proses verifikasi dan validasi data.


Ia menjelaskan kendala terbesar ada pada perubahan jumlah rumah rusak ringan dan sedang yang fluktuatif setiap hari.

Nasir juga menyoroti tantangan relokasi pembangunan hunian tetap (huntap). Ia menyarankan, jika memungkinkan, pembangunan huntara maupun huntap dilakukan di lahan masyarakat di lokasi terdampak yang aman, sehingga mempermudah proses rehabilitasi.

Dalam rangka mempercepat pemulihan fisik sekaligus mendukung perekonomian masyarakat terdampak, Pemerintah Aceh mengusulkan Dana Siap Pakai (DSP) sebesar Rp146 miliar kepada BNPB.

Dana ini dialokasikan untuk pengadaan alat berat, pembersihan wilayah terdampak, dan program cash for work, yang memberi penghasilan langsung kepada warga terdampak.

"Program cash for work bukan hanya mempercepat pembersihan lingkungan, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat terdampak," kata Nasir.

Selain itu, Dana Belanja Tidak Terduga (BTT) juga dimanfaatkan untuk kebutuhan mendesak, termasuk logistik dan pembersihan lingkungan selama perpanjangan masa tanggap darurat.

Sekda menekankan pentingnya koordinasi antara pemerintah provinsi dengan kementerian/lembaga agar seluruh kegiatan di lapangan tepat sasaran dan tidak tumpang tindih.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Pameran IKM Bali Bangkit, Ketua Dekranasda Ingatkan Pengerajin Jaga Kualitas dan Jangan Jual Mahal
Terkait Rehab 2 Pos Lantas Mendahului Kontrak, Ini Kata Ketua DPRD Batu Bara
Kabar Baik! Bahlil Pastikan Warga Terdampak Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar Bakal Dapat Diskon Listrik
Kayu Gelondongan dan Sedimentasi Tinggi, Bareskrim Selidiki Dugaan Pembalakan Liar Pemicu Banjir Bandang Aceh Tamiang
Aceh Timur Kembali Siaga! 7 Kecamatan Terendam Banjir Luapan, Ketinggian Air Capai 1,5 Meter
Demi Keselamatan Warga dan Lingkungan, AMAL Nias Selatan Ultimatum PT Gruti dan PT Teluk Nauli Hentikan Operasi di Kepulauan Batu!
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru