BREAKING NEWS
Senin, 30 Maret 2026

“Beyond the Duty”: Menaker Yassierli Dorong Aparatur Kemnaker Memberikan Layanan Publik yang Bermakna bagi Masyarakat

Raman Krisna - Selasa, 03 Februari 2026 07:15 WIB
“Beyond the Duty”: Menaker Yassierli Dorong Aparatur Kemnaker Memberikan Layanan Publik yang Bermakna bagi Masyarakat
Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli. (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BANDUNG BARAT– Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menegaskan pentingnya integritas dan profesionalisme dalam meningkatkan kualitas layanan publik, termasuk pengelolaan Tenaga Kerja Asing (TKA).

Dalam Forum Diskusi Layanan Penggunaan Tenaga Kerja Asing di BBPKK Bandung Barat, Yassierli menekankan bahwa nilai-nilai pegawai harus dimulai dari integritas dan profesionalisme, diikuti kepedulian terhadap persoalan lapangan, serta diwujudkan melalui pekerjaan yang bermakna—melampaui kewajiban formal—dan semangat kebersamaan di Kemnaker.

"Nilai-nilai ini menjadi fondasi untuk pelayanan publik yang profesional, adil, dan berdampak bagi masyarakat," kata Menaker.

Baca Juga:

Ia juga menggarisbawahi konsep Meaningful Work: Beyond the Duty, di mana makna kerja muncul dari bagaimana pekerjaan dijalankan setiap hari, bukan hanya dari jabatan.

Yassierli menekankan prinsip Satu Tim, Satu Kapal, agar organisasi berjalan sebagai satu kesatuan, tanpa keberhasilan parsial.

Semua unit diminta menghapus ego sektoral, bekerja kolaboratif, dan memiliki tujuan serta sense of crisis yang sama.

Dalam pengelolaan SDM, Menaker memperkenalkan prinsip Right Person, Right Position, menekankan penempatan pegawai berdasarkan kompetensi, potensi, dan kinerja, dengan integritas sebagai syarat utama.

Pendekatan ini meningkatkan keterlibatan pegawai, memunculkan talenta tersembunyi, dan memperkuat kepercayaan karena promosi dan penugasan dilakukan secara meritokratis dan transparan.

Menaker juga memperkenalkan konsep People-Centric Organization, yang menempatkan marwah dan kebanggaan aparatur sebagai fokus.

Dengan semangat The Power of One, sistem kerja berbasis peran (role-based), metode agile, serta lingkungan yang aman untuk speak up, pegawai diharapkan dapat berkembang dan berinovasi.

"Spirit organisasi kita adalah A Nice Place to Grow, tempat para pegawai bisa berkembang, berinovasi, dan merasa bangga dalam bekerja. Semua ini dibangun di atas fondasi nilai organisasi dan kepemimpinan yang kuat," tutup Yassierli.*

(dh)

Editor
: Nurul
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Penguatan K3 Dinilai Masih “Berat Sebelah”, Menaker Dorong Peran Dokter Okupasi dalam Perlindungan Pekerja
Wagub Aceh Buka Diklat PPIH, Siapkan Petugas Haji Profesional dan Siap Layanan Jamaah
Diduga Terkait Pemerasan RPTKA, Hanif Dhakiri Kembali Dipanggil KPK
Menaker Yassierli Ungkap Strategi Baru BLK untuk Menghasilkan Tenaga Kerja Terampil dan Wirausaha Produktif
Kesalahan Pengetikan LHP Kejari Karo Diduga Rugikan CV Promiseland, Sidang Tipikor Medan Mencuatkan Profesionalisme Auditor
Kala Niat Baik Berbuah Petaka, Belajar dari Kasus 'Es Gabus'
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru