Ketua MPR RI, H. Ahmad Muzani, saat pertemuan silaturahmi dan penyerahan bantuan untuk korban bencana di delapan kabupaten Aceh, di Kantor Pemerintah Provinsi Aceh, Selasa (10/2/2026). (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
Meskipun dalam keterbatasan, Pemerintah Provinsi Aceh tetap memprioritaskan pemenuhan kebutuhan pangan dalam menjalankan tradisi Meugang agar masyarakat dapat menyambut Ramadan dengan sukacita. Pimpinan MPR RI mendukung hal tersebut dengan memastikan ketersediaan kebutuhan pokok.
"Kami berdiskusi mengenai prioritas bantuan, apakah untuk Meugang atau kebutuhan ibadah. Pemerintah Aceh memutuskan memprioritaskan pelaksanaan Meugang terlebih dahulu," jelas Ahmad Muzani.
Selain itu, Pimpinan MPR RI menyerahkan bantuan kemanusiaan berupa 15.000 paket sembako dan 15.000 paket ibadah, yang akan disalurkan ke delapan kabupaten/kota terdampak, antara lain Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Tengah, Aceh Utara, Pidie Jaya, Gayo Lues, Aceh Tengah, dan Bener Meriah.
"Kami ingin memastikan masyarakat Aceh tidak merasa sendiri. Pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota akan terus bergandengan tangan. Aceh akan bangkit dan menjadi lebih baik," pungkas Ahmad Muzani.
Rangkaian kunjungan Pimpinan MPR RI diawali penyambutan di Bandara Sultan Iskandar Muda dengan Tari Ranup Lampuan khas Aceh, dan ditutup dengan pertemuan bersama ulama di Pondok Pesantren Mahyal Ulum Sibireh, Aceh Besar.
Kunjungan ini bukan sekadar seremoni, tetapi simbol solidaritas kebangsaan dan tekad pemulihanAceh pascabencana.*