BREAKING NEWS
Senin, 01 Juni 2026

Pelayanan Publik Medan Kini Lebih Cepat dan Bersih, Ini Tiga Gebrakan Rico Waas di 2026

- Jumat, 20 Februari 2026 20:13 WIB
Pelayanan Publik Medan Kini Lebih Cepat dan Bersih, Ini Tiga Gebrakan Rico Waas di 2026
Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas dan Wakil Wali Kota Zakiyuddin Harahap dalam Rapat Kerja Tematik Pelaksanaan Pembangunan Kota Medan Tahun 2026, Jumat (20/2/2026), di Kantor Wali Kota Medan. (foto: Pemko Medan)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN – Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan tiga arah utama pembenahan pelayanan publik di Kota Medan, yakni percepatan digitalisasi, penyediaan sistem ambulans terintegrasi, serta pengembalian layanan pengurusan Kartu Keluarga (KK) dan KTP ke tingkat kelurahan.

Penegasan itu disampaikan dalam Rapat Kerja Tematik Pelaksanaan Pembangunan Kota Medan Tahun 2026 yang membahas peningkatan kualitas dan cakupan pelayanan publik, Jumat (20/2/2026), di Kantor Wali Kota Medan.

Rapat dihadiri Wakil Wali Kota Zakiyuddin Harahap, Sekretaris Daerah Wiriya Alrahman, Kepala Bappeda Ferry Ichsan, serta pimpinan perangkat daerah.

Baca Juga:

Rico menyebut digitalisasi sebagai kunci reformasi birokrasi. Menurut dia, sistem digital mampu memangkas proses pelayanan yang selama ini lambat dan berbiaya tinggi.

"Digitalisasi memangkas proses yang memakan waktu dan biaya, masuk ke sistem yang lebih cepat dan efisien. Tapi sistem digital harus mudah dipakai masyarakat, jangan sampai malah mempersulit," ujarnya.

Ia menekankan transformasi digital tidak hanya berorientasi pada teknologi, tetapi juga kesiapan pengguna dan integrasi antarsistem.

Perangkat daerah diminta memastikan aplikasi daerah tersinkronisasi dengan sistem pemerintah pusat agar tidak terjadi tumpang tindih layanan.

Selain itu, Rico mendorong desentralisasi layanan administrasi kependudukan.

Ia menyoroti beban pelayanan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) yang mencapai sekitar 1.600 warga per hari.

Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan perlunya penguatan layanan di tingkat kelurahan.

"Kalau Dukcapil bisa menyelesaikan KTP dalam sehari, kenapa kelurahan tidak bisa? Data sudah ada, tinggal verifikasi dan cetak. Jangan semua tersentralisasi," katanya.

Ia meminta integrasi sistem disiapkan agar warga dapat mengurus dokumen kependudukan di kantor wilayah terdekat tanpa harus datang ke kantor pusat layanan.

Langkah ini dinilai akan menghemat waktu dan meningkatkan kualitas pelayanan.

Di sektor kesehatan, Rico juga mendorong sistem tanggap darurat terintegrasi yang menghubungkan seluruh rumah sakit di Medan dalam satu jaringan digital.

Sistem tersebut dirancang agar panggilan darurat dapat mendeteksi lokasi dan langsung mengirim ambulans dari fasilitas kesehatan terdekat.

"Yang kita butuhkan respons di bawah 10 menit. Semua rumah sakit harus terkoneksi dalam satu sistem yang bisa membaca titik lokasi dan langsung mengirim tim terdekat," ujarnya.

Kerja sama ini direncanakan dituangkan dalam nota kesepahaman dengan rumah sakit pemerintah maupun swasta.

Rico menegaskan, keselamatan warga menjadi prioritas utama dalam program tersebut.

Ia meminta seluruh perangkat daerah segera menindaklanjuti arahan tersebut dengan langkah konkret dan terukur.

"Tujuan akhirnya satu: pelayanan publik lebih cepat, efisien, dan bersih," kata Rico.*


(ad)

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Sumut Perkuat Layanan Sosial dan Penanganan Bencana, Wagub Surya Tegaskan Sinergi Pusat-Daerah
Wali Kota Medan Dorong Pembenahan Total PUD Pembangunan, Empat Aset Jadi Fokus Utama
Pemilik Ponpes di Medan Ditangkap Diduga Cabuli Lima Santriwati
PHI Raih “Best ESG Program”, Catat Optimasi Biaya Rp2,5 Triliun dan Jadi Grand Champion Pertamina Group
Sah! Kesepakatan Dagang Diteken, Tarif Impor Indonesia ke AS Turun dari 32 ke 19 Persen
Kapolda Aceh Pastikan Pembangunan Jembatan Bailey Sawang Selesai Tepat Waktu
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru