BREAKING NEWS
Selasa, 24 Februari 2026

Kinerja Kejaksaan Sulut Dapat Apresiasi, Burhanuddin Dorong Penanganan Kasus Korupsi Lebih Besar

gusWedha - Selasa, 24 Februari 2026 21:05 WIB
Kinerja Kejaksaan Sulut Dapat Apresiasi, Burhanuddin Dorong Penanganan Kasus Korupsi Lebih Besar
Jaksa Agung ST Burhanuddin menegaskan komitmen penuh Kejaksaan RI terhadap program strategis nasional saat melakukan kunjungan kerja di wilayah hukum Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara. (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

SULAWESI UTARAJaksa Agung ST Burhanuddin menegaskan komitmen penuh Kejaksaan RI terhadap program strategis nasional saat melakukan kunjungan kerja di wilayah hukum Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara.

Dalam arahannya, Burhanuddin mengapresiasi kinerja jajaran Adhyaksa di Sulawesi Utara yang dinilai berhasil menjaga kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.

Ia menyoroti pencapaian signifikan pada 2025, antara lain tingkat serapan anggaran yang mencapai 99,2 persen dan realisasi Pendapatan Negara Bukan Pajak sebesar Rp22 miliar, atau 173,32 persen dari target.

Baca Juga:

"Kinerja ini menunjukkan bahwa seluruh jajaran di Sulawesi Utara mampu bekerja tepat waktu dan tepat sasaran," ujar Burhanuddin.

Sejalan dengan visi pemerintah pusat, Kejaksaan berkomitmen mendukung agenda prioritas nasional, khususnya penguatan reformasi hukum dan pemberantasan korupsi.

Di Sulawesi Utara, dukungan tersebut diwujudkan melalui pendampingan Bidang Intelijen terhadap enam Proyek Strategis Nasional senilai Rp6,3 triliun, serta puluhan Proyek Strategis Daerah.

Selain itu, Kejaksaan juga turut mendukung program Makan Bergizi Gratis, dengan melakukan verifikasi terhadap 132 lahan yang diusulkan menjadi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi di Provinsi Sulawesi Utara.

Dalam aspek penegakan hukum, Jaksa Agung mendorong transformasi sistem penuntutan lebih humanis melalui keadilan restoratif, yang sepanjang 2025 telah menyelesaikan 66 perkara. Ia menekankan pentingnya pembentukan balai rehabilitasi untuk memperkuat efektivitas kebijakan.

Burhanuddin menegaskan pula, penanganan kasus korupsi tidak hanya berfokus pada perkara berskala kecil seperti dana desa, tetapi juga kasus dengan potensi kerugian negara lebih besar. Penanganan perkara tetap harus menjunjung profesionalisme dan integritas.

Di akhir arahannya, Jaksa Agung mengingatkan seluruh insan Adhyaksa agar mewaspadai upaya perlawanan balik dari pelaku korupsi dan menjaga marwah institusi, termasuk bijak dalam bermedia sosial dan menghindari gaya hidup mewah.

Kunjungan kerja ini dihadiri oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara Jacoeb Hendrik Pattipeilohy, Kepala Pusat Penerangan Hukum Anang Supriatna, Kepala Biro Umum RD Muhammad Teguh Darmawan, Kepala Biro Kepegawaian Sri Kuncoro, Asisten Umum Asep Sontani Sunarya, serta Asisten Khusus Jaksa Agung Haryoko Ari Prabowo, bersama para kepala kejaksaan negeri se-Sulawesi Utara.*

(dh)

Editor
: Adam
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Dua Nelayan Banten Soroti Kasus Pagar Laut di Tangerang
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru