DPC PSI Binjai Selatan Hadiri Salat Iduladha Bersama Gubernur Sumut di Lapangan Merdeka Binjai
BINJAI Ketua DPC PSI Binjai Selatan, Dilli Suganta Sembiring, menghadiri pelaksanaan Salat Iduladha 1447 Hijriah yang digelar di Lapangan
NASIONAL
BANTEN – Kholid dan Heri Amri Fasa, dua nelayan asal Banten, kini menjadi sorotan publik setelah vocal menyuarakan isu pagar laut di Tangerang. Keduanya secara tegas membantah klaim Jaringan Rakyat Pantura (JRP) yang menyatakan bahwa proyek pagar laut tersebut dibangun secara swadaya oleh nelayan setempat. Kholid, nelayan dari Desa Kronjo, Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang, menarik perhatian sebagai narasumber di berbagai media nasional, termasuk acara Indonesia Lawyers Club (ILC).
Ia mengungkapkan, “Saya ini dibesarkan dari hasil perikanan dan pertanian oleh orang tua saya. Karena bapak saya nelayan, saya mewarisi pekerjaan itu.” Sementara itu, Heri berasal dari Kabupaten Serang dan berprofesi sebagai pembudidaya rumput laut. Kedua nelayan ini menggantungkan hidup mereka dari hasil melaut dan berusaha melindungi akses kerja mereka dari proyek-proyek yang dinilai merugikan.
Sejak awal, Kholid dan Heri aktif mengurus permasalahan pagar laut tersebut. Mereka berdua mendampingi Ombudsman RI saat melakukan inspeksi mendadak di Pulau Cangkir pada Desember 2024. Kholid mengungkapkan bahwa pihak Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Banten mengakui bahwa pemagaran tersebut dilakukan tanpa izin.
“Dari DKP mengatakan, kami hanya bisa melaporkan. Pada waktu itu saya tidak tahu melaporkan ke mana,” kata Kholid dalam wawancara dengan tvOneNews. Kholid dan Heri sepakat menyebut pagar laut di Tangerang sebagai bagian dari proyek strategis nasional (PSN) Pantai Indah Kapuk (PIK). Dalam wawancara yang sama, Kholid menyinggung keterlibatan Sugianto Kusuma alias Aguan, pendiri Agung Sedayu Group, dalam proyek tersebut.
Heri juga menyatakan bahwa informasi tentang proyek pagar laut yang terkait dengan Agung Sedayu diperoleh dari para pekerja yang ditemuinya. “Kita tanya ke nelayan-nelayan, ini pagar apa, siapa yang pasang? Ini kata pekerjanya untuk Agung Sedayu,” ujar Heri.
Kedua nelayan ini tidak hanya menghadapi masalah dengan pagar laut, tetapi sebelumnya juga pernah mengajukan gugatan terhadap PIK 1 di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) yang dikabulkan pada 2016. Namun, kini mereka kembali dihadapkan pada permasalahan serupa.
Sementara itu, pihak kuasa hukum PSN PIK 2, Muannas Alaidid, membantah keterlibatan pengembang dalam pembangunan pagar laut, serta menegaskan bahwa proyek pagar tersebut dibangun secara swadaya oleh masyarakat setempat. “Akuan tidak ada kaitan sama sekali dengan pengembang, karena lokasi pagar tidak berada di wilayah PSN maupun PIK 2,” katanya.
(chirtsie)
BINJAI Ketua DPC PSI Binjai Selatan, Dilli Suganta Sembiring, menghadiri pelaksanaan Salat Iduladha 1447 Hijriah yang digelar di Lapangan
NASIONAL
BANDA ACEH Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M melaksanakan Salat Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi di Masjid Raya Baitur
NASIONAL
JOKOWI Sekretaris Jenderal Relawan Pro Jokowi (Projo), Freddy Damanik, menyatakan bahwa kegiatan Joko Widodo berkeliling ke sejumlah daera
POLITIK
JAKARTA Menteri Agama Nasaruddin Umar mengungkapkan bahwa Masjid Istiqlal, Jakarta, menerima sejumlah hewan kurban dari masyarakat nonMus
NASIONAL
JAKARTA Menteri Luar Negeri RI Sugiono dalam forum Dewan Keamanan Perserikatan BangsaBangsa (PBB) menilai situasi di Palestina, khususnya
NASIONAL
BINJAI Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution merespons desakan pemberian kompensasi kepada warga yang terdampak pemadaman listrik total
PEMERINTAHAN
JAKARTA Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor memfasilitasi dialog antara manajemen PT Indomarco Prismatama (Indomaret) dan dua
NASIONAL
JAKARTA Nilai tukar rupiah terus berada dalam tekanan dan semakin mendekati angka keramat versi warganet di kisaran Rp17.845 per dolar
EKONOMI
MEDAN Provinsi Sumatera Utara (Sumut) resmi terpilih menjadi tuan rumah penyelenggaraan BTN Indonesia Fashion Week (IFW) 2026. Ajang fes
SENI DAN BUDAYA
BINJAI Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution melaksanakan Salat Iduladha 1447 Hijriah bersama ribuan masyarakat di Lapang
PEMERINTAHAN