3 Pemain Berdarah Medan Ikut Bawa Timnas Indonesia Raih Gelar Juara FIFA ASEAN Cup 2026
MEDAN Euforia menyelimuti masyarakat Indonesia setelah Tim Nasional Indonesia berhasil meraih gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026. Di balik
OLAHRAGA
MEDAN — Pemerintah Kota Medan menjalankan Program Keluarga Harapan (PKH) Medan Makmur dengan menyasar 10.000 penerima manfaat pada 2026.
Program bantuan sosial yang didanai dari APBD ini diprioritaskan bagi penyandang disabilitas dan lanjut usia yang belum menerima bantuan dari pemerintah pusat.
Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, mengatakan program tersebut merupakan upaya memperkuat perlindungan sosial bagi kelompok rentan.Baca Juga:
"Masih ada masyarakat yang hidup dalam kemiskinan ekstrem, lansia terlantar, hingga penyandang disabilitas yang belum mendapat perhatian. Ini yang harus kita hadirkan solusinya," kata Rico dalam sosialisasi program di Kantor Wali Kota Medan, Rabu, 1 April 2026.
Program PKH Medan Makmur diatur melalui Peraturan Wali Kota Medan Nomor 10 Tahun 2026 dan dirancang sebagai bantuan sosial bersyarat.
Setiap penerima akan memperoleh bantuan sebesar Rp200 ribu per bulan atau Rp2,4 juta per tahun yang disalurkan secara non-tunai.
Sasaran program mencakup penyandang disabilitas dengan tingkat ketergantungan tinggi serta warga lanjut usia berusia 60 tahun ke atas yang tergolong tidak mampu.
Penerima juga harus terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional pada desil 1 hingga 5.
Rico menegaskan pentingnya pendataan yang objektif dan akurat.
Ia meminta aparat kecamatan dan kelurahan tidak menyalahgunakan kewenangan dalam proses penentuan penerima.
"Bantuan ini untuk masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Jangan sampai disalahgunakan," ujarnya.
Distribusi bantuan akan dilakukan secara proporsional di 21 kecamatan dengan prioritas wilayah Medan bagian utara.
Dari sekitar 313 ribu keluarga dalam kelompok desil 1 hingga 5, pemerintah melakukan penyaringan agar bantuan tepat sasaran.
Selain itu, Pemko Medan juga mendorong pembenahan sistem pendataan melalui Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG).
Pemerintah menargetkan pelatihan ulang operator serta perbaikan perangkat di tingkat kelurahan.
Medan juga ditetapkan sebagai daerah percontohan nasional dalam digitalisasi bantuan sosial melalui integrasi data berbasis Identitas Kependudukan Digital (IKD).
Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan akurasi dan transparansi penyaluran bantuan.
Rico menargetkan seluruh proses pendataan dan digitalisasi dapat diselesaikan dalam waktu dekat.*
(ad)
MEDAN Euforia menyelimuti masyarakat Indonesia setelah Tim Nasional Indonesia berhasil meraih gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026. Di balik
OLAHRAGA
JAKARTA Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menyarankan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mundur dari jabatannya setelah Ma
POLITIK
MEDAN Tiga mantan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) di Sumatera Utara yang sebelumnya diperiksa Kejaksaan Agung terkait dugaan pungutan l
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Sejumlah wilayah di Sumatera Utara kembali diguncang gempa bumi. Gempa tercatat terjadi di Nias Utara, Nias Barat, dan Padangsidim
PERISTIWA
JAKARTA Mahkamah Konstitusi (MK) menyatakan gugatan sengketa syarat pendidikan pencalonan Gibran Rakabuming Raka sebagai Wakil Presiden
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Sejumlah wilayah di Kota Medan dan sekitarnya akan terdampak pemeliharaan jaringan listrik PLN pada Rabu, 7 Oktober 2026.Pemelihar
PERISTIWA
DELI SERDANG Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menyambut kedatangan Kapolda Sumut yang baru, Irjen Pol Sonny Irawan,
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas akan menerima penabalan marga dari keluarga besar masyarakat Karo. Bagi Rico, pemberian m
SENI DAN BUDAYA
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyambut baik program Jaksa Sahabat Pendidik. Program tersebut dinilai menjadi langkah p
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengajak Garda Pemuda NasDem Medan tidak hanya berkumpul dan menjalankan kegiatan organis
PEMERINTAHAN