Tingkatkan Ketakwaan dengan Memaafkan, Pesan Prof. Maizuddin di Khutbah Jumat
BANDA ACEH Memaafkan kesalahan orang lain tidak hanya menjadi kunci dalam menjaga hubungan sosial yang harmonis, tetapi juga menjadi ind
AGAMA
JAKARTA — Pemerintah terus menggenjot percepatan distribusi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di berbagai wilayah Indonesia, dengan fokus khusus pada pesantren yang hingga kini baru menerima 10 persen dari total target penerima.
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), menyatakan, meskipun sekolah umum hampir mencapai 80 persen distribusi MBG, pondok pesantren masih tertinggal jauh dalam hal penerimaan program ini.
"Kami sudah melakukan berbagai upaya, termasuk rapat koordinasi, untuk mempercepat distribusi MBG ke pesantren. Program ini sangat penting karena santri memerlukan asupan gizi yang baik untuk menunjang proses belajar mereka," ujar Zulhas, Jumat (3/4/2026), di Jakarta.Baca Juga:
Target 82,9 Juta Penerima MBG
Pemerintah menargetkan 82,9 juta penerima manfaat dari program MBG pada akhir tahun 2026. Hingga saat ini, penyaluran MBG sudah menjangkau 38 provinsi di Indonesia, dengan total penerima mencapai 61.680.043 orang.
Program ini bertujuan untuk memastikan bahwa warga Indonesia, khususnya yang berada di lembaga pendidikan dan pesantren, mendapatkan makanan yang bergizi guna mendukung kesehatan dan pendidikan mereka.
Jalur Khusus untuk Pesantren dan Madrasah
Zulhas menambahkan, untuk mempercepat penerimaan MBG di pesantren, pemerintah telah membuka jalur khusus bagi pesantren dan sekolah-sekolah di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag).
Hal ini dimaksudkan agar proses distribusi MBG di pesantren dan madrasah berjalan lebih cepat dan efisien.
"Pondok pesantren sekarang sudah memiliki jalur khusus untuk menerima bantuan, dan kami akan terus mempercepat distribusinya. Kami akan pastikan bahwa semua pesantren, mulai dari tsanawiyah hingga aliyah, bisa mendapat akses langsung ke Badan Gizi Nasional (BGN)," ungkapnya.
Tantangan dan Perbaikan Program MBG
Selain itu, Zulkifli Hasan juga menyampaikan bahwa meskipun distribusi MBG telah berjalan lancar, masih terdapat beberapa kendala yang harus segera diperbaiki, termasuk terkait pendataan dan koordinasi antara pihak-pihak terkait.
BANDA ACEH Memaafkan kesalahan orang lain tidak hanya menjadi kunci dalam menjaga hubungan sosial yang harmonis, tetapi juga menjadi ind
AGAMA
JAKARTA Duta Besar (Dubes) Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, mengungkapkan alasan di balik serangkaian pertemuannya dengan seju
POLITIK
JAKARTA Iran mengklaim berhasil menembak jatuh jet tempur F35 milik Amerika Serikat (AS) di wilayah tengah negara tersebut pada Jumat,
INTERNASIONAL
JAKARTA Indonesia semakin memperkuat posisinya dalam diplomasi energi global melalui kerja sama strategis dengan Korea Selatan, khususny
EKONOMI
BATAM Kepala Imigrasi Kota Batam, Hajar Aswad, dicopot dari jabatannya setelah terjerat dalam kasus dugaan pungutan liar (pungli) yang m
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan bahwa hubungan industrial di Indonesia harus naik kelas agar pekerja ti
EKONOMI
JAKARTA Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, menyampaikan apresiasinya kepada pemerintah Indonesia atas kesediaannya un
INTERNASIONAL
BANTUL Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Wates, Bantul, tepatnya di Argorejo, Sedayu, pada Jumat (3/4/2026). Sebuah mobil Toyota Ava
PERISTIWA
TANJUNG JABUNG TIMUR Proyek pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Suka Maju, Kecamatan Geragai, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, kini telah
PENDIDIKAN
JAKARTA Pemerintah terus menggenjot percepatan distribusi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di berbagai wilayah Indonesia, dengan fokus
PEMERINTAHAN