BREAKING NEWS
Senin, 25 Mei 2026

Dukung Indonesia Emas 2045: Pemprov Sumut Perkuat Pembangunan Keluarga dan KB Lewat Program GENTING, TAMASYA, GATI, dan SIDAYA

Abyadi Siregar - Kamis, 09 April 2026 07:34 WIB
Dukung Indonesia Emas 2045: Pemprov Sumut Perkuat Pembangunan Keluarga dan KB Lewat Program GENTING, TAMASYA, GATI, dan SIDAYA
Sekretaris Daerah Sumut, Sulaiman Harahap, dalam Rapat Koordinasi Daerah Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana Provinsi Sumut di Hotel Emerald Garden, Medan, Selasa (7/4/2026). (foto: Diskominfo Sumut)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terus memperkuat implementasi pembangunan keluarga dan keluarga berencana (KB) melalui sejumlah program strategis.

Langkah ini ditujukan untuk memperkuat daya saing nasional serta meningkatkan produktivitas, khususnya dalam memanfaatkan bonus demografi untuk mendukung visi Indonesia Emas 2045.

Hal tersebut disampaikan Penjabat Sekretaris Daerah Sumut, Sulaiman Harahap, saat membuka Rapat Koordinasi Daerah Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana Provinsi Sumut di Hotel Emerald Garden, Medan, Selasa (7/4/2026).

Baca Juga:

Menurut Sulaiman, dorongan tersebut diwujudkan melalui sejumlah program kolaboratif, antara lain Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING), Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA) berkelanjutan, Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) Maju, serta program Lansia Berdaya (SIDAYA).

Program-program ini menjadi bagian dari upaya penguatan kualitas keluarga di setiap siklus kehidupan.


"Pembangunan keluarga ditegaskan sebagai fondasi pelaksanaan Asta Cita dan program prioritas nasional. Karena keluarga merupakan titik awal pembentukan kualitas sumber daya manusia sekaligus indikator akhir keberhasilan pembangunan," ujar Sulaiman.

Ia menekankan, seluruh intervensi kebijakan nasional perlu berbasis keluarga, termasuk melalui penguatan Satu Data Keluarga Indonesia sebagai landasan perencanaan dan pelaksanaan program.

Selain itu, Sulaiman menekankan pentingnya keseimbangan demografi sebagai prasyarat keberlanjutan pembangunan nasional.

Melalui pendekatan Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK), Pemprov Sumut mendorong pengendalian kuantitas penduduk sekaligus peningkatan kualitas penduduk dan pembangunan keluarga.

Upaya tersebut mencakup penguatan layanan kesehatan reproduksi, program KB komprehensif, pengarusutamaan gender, serta inklusi sosial untuk mewujudkan pertumbuhan penduduk yang seimbang.

Sinergi provinsi dan kabupaten/kota diperkuat melalui integrasi perencanaan dan penganggaran daerah, penguatan perangkat KB, optimalisasi peran desa, serta dukungan infrastruktur dalam pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, terluar).

Program ini sejalan dengan fokus Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (BKKBN) dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045 melalui percepatan penurunan stunting dan penguatan ketahanan keluarga.

Lima inisiatif strategis (Quick Wins) yang diimplementasikan adalah GENTING, TAMASYA, GATI, SIDAYA, dan Super Apps Keluarga Indonesia berbasis kecerdasan buatan untuk layanan keluarga.*


(ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
EW Gurky Nilai Kinerja Polres Binjai dalam Pemberantasan Narkoba Patut Diapresiasi
Pemerintah Alokasikan Rp1,77 Triliun agar Biaya Haji 2026 Tidak Naik
Surplus BI Mengalir ke Negara, Rp40 Triliun Masuk APBN 2026
Harga Plastik Melonjak, Pemerintah Gerak Cepat Siapkan Strategi
Kemnaker Gaspol Vokasi 2026, Ribuan Peserta Siap Masuk Dunia Kerja
Target 24 Ribu Unit, Motor Listrik MBG Fokus ke Wilayah Sulit Dijangkau
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru