Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras Naik ke Tersangka, MC dan Penantang Challenge Ditahan
JAKARTA Polda Metro Jaya menetapkan empat orang sebagai tersangka dalam kasus tantangan hafalan AlQur&039an berhadiah minuman beralko
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menekankan pentingnya standarisasi operasional prosedur (SOP) dalam prosesi ijab kabul pernikahan guna menjaga kesakralan sekaligus ketertiban administrasi.
Hal tersebut disampaikan saat menerima audiensi Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) Kota Medan di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Rabu (29/4/2026).
Dalam pertemuan itu, Rico Waas menyoroti adanya perbedaan teknis pelaksanaan ijab kabul antar penghulu yang dinilai dapat mengurangi kekhidmatan prosesi pernikahan.Baca Juga:
"Saya sering menemukan SOP yang berbeda-beda. Bahkan kadang saya yang harus mengarahkan calon pengantin. Harusnya ada kesepakatan sejak awal agar prosesi tetap sakral dan tertib," ujarnya.
Ia mencontohkan, keseragaman dalam pengucapan ijab kabul, termasuk penggunaan kata dalam mahar, perlu disepakati agar tidak membingungkan calon pengantin.
Dengan adanya SOP yang baku, Wali Kota berharap calon pengantin dapat menjalani prosesi pernikahan dengan lebih percaya diri dan tanpa kebingungan.
Selain itu, Pemerintah Kota Medan bersama APRI juga berkomitmen menekan praktik nikah siri yang dinilai berdampak pada perlindungan hukum keluarga, khususnya bagi anak dan istri.
"Nikah siri membuat anak dan istri kesulitan mengurus administrasi. Ini harus menjadi perhatian bersama," tegas Rico.
Menanggapi hal tersebut, Ketua APRI Kota Medan Ahmat Yani Siregar memaparkan program GAS (Gerakan Sadar) pencatatan nikah yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menikah secara resmi melalui Kantor Urusan Agama (KUA).
"Melalui program ini, kami ingin memastikan masyarakat tidak lagi terkendala administrasi karena pernikahan yang tidak tercatat. Setelah menikah, pasangan juga dapat langsung memperoleh dokumen seperti KK dan KTP," jelasnya.
Sebagai langkah konkret, APRI Kota Medan akan menggelar prosesi nikah gratis bagi pasangan kurang mampu dalam kegiatan Car Free Day (CFD) Wedding Expo yang akan berlangsung pada 3 Mei 2026 di Lapangan Merdeka Medan.
Kegiatan tersebut akan dikemas secara khidmat dengan dukungan penuh dari Pemerintah Kota Medan, sekaligus menjadi upaya nyata dalam mendorong tertib administrasi pernikahan di tengah masyarakat.*
(ad)
JAKARTA Polda Metro Jaya menetapkan empat orang sebagai tersangka dalam kasus tantangan hafalan AlQur&039an berhadiah minuman beralko
HUKUM DAN KRIMINAL
KARO Ratusan murid dari lima sekolah di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, mengalami gejala keracunan setelah menyantap makanan bergizi gra
PERISTIWA
JAKARTA Ketua DPD RI Sultan B. Najamuddin memastikan tidak akan ada lagi lagu yang dapat memicu anggota DPR maupun DPD berjoget dalam Si
POLITIK
JAKARTA Tim kuasa hukum Dokter Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa menyiapkan sejumlah bukti, saksi, hingga ahli untuk menghadapi sidang
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mendorong masyarakat beralih dari motor berbahan bakar bensin ke kendaraan listrik. Menurutnya, penggu
EKONOMI
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menyoroti kondisi kemiskinan yang masih dihadapi sebagian masyarakat Indonesia. Meski hidup dalam kete
NASIONAL
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) menutup secara permanen 504 dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di berbagai daerah hingga 10 Agustus 2026
NASIONAL
TANJUNGBALAI Tiga pekerja Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tanjungbalai, Sumatera Utara, mengalami kecelakaan kerja saat menghias tugu
PERISTIWA
JAKARTA Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meminta seluruh kepala daerah mendukung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis
NASIONAL
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada perdagangan Kamis (13/8/2026). IHSG turun 72,08 poin atau 1,13 ke level
EKONOMI