BREAKING NEWS
Kamis, 06 Agustus 2026

Pemko Tanjungbalai dan Pertamina Bahas Ketersediaan LPG 3 Kg, Ini Hasilnya

Muhammad Taufik - Rabu, 10 Juni 2026 15:56 WIB
Pemko Tanjungbalai dan Pertamina Bahas Ketersediaan LPG 3 Kg, Ini Hasilnya
Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina saat kunjungan kerja ke kantor Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut di Medan, Senin, 8 Juni 2026. (foto: Pemkot Tanjungbalai)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN Pemerintah Kota Tanjungbalai bersama Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut membahas mekanisme penyaluran LPG subsidi 3 kilogram menyusul keluhan masyarakat terkait ketersediaan gas melon di sejumlah wilayah Kota Tanjungbalai dalam beberapa waktu terakhir.

Pembahasan tersebut berlangsung dalam kunjungan kerja yang dipimpin Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina ke kantor Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut di Medan, Senin, 8 Juni 2026.

Dalam pertemuan itu, rombongan Pemko Tanjungbalai yang turut didampingi Sekretaris Daerah Nurmalini Marpaung, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Tajul Abrar, serta sejumlah pejabat terkait diterima oleh Sales Branch Manager Medan VII Gas Pertamina Patra Niaga, Erky Randika, bersama tim komunikasi perusahaan.

Baca Juga:

Erky Randika menjelaskan bahwa pasokan LPG ke Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Tanjungbalai hingga saat ini berjalan normal dan didukung fasilitas penyimpanan yang memadai.

Menurutnya, distribusi LPG 3 kilogram kepada masyarakat terus dilakukan melalui lima agen resmi LPG subsidi yang beroperasi di Kota Tanjungbalai.

"Berdasarkan data operasional, rata-rata penyaluran LPG 3 kilogram di Kota Tanjungbalai mencapai sekitar 17.360 tabung per hari atau setara 52,08 metrik ton," kata Erky.

Ia menjelaskan realisasi distribusi dalam beberapa waktu terakhir masih berada dalam kategori normal dengan kisaran antara 15.860 hingga 17.360 tabung per hari.

Meski demikian, Pertamina mencatat adanya peningkatan kebutuhan LPG subsidi di beberapa wilayah yang menyebabkan penyerapan gas berlangsung lebih cepat dibandingkan biasanya.

Namun hasil pemantauan lapangan menunjukkan stok LPG 3 kilogram masih tersedia di sejumlah pangkalan resmi dan tetap disalurkan kepada masyarakat sesuai ketentuan yang berlaku.

Pertamina mengimbau masyarakat untuk membeli LPG subsidi di pangkalan resmi agar memperoleh harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.

Selain itu, pembelian di pangkalan resmi juga memastikan produk berasal dari jalur distribusi yang sah dan diawasi pemerintah.

Apabila masyarakat menemukan dugaan penyimpangan distribusi atau membutuhkan informasi terkait LPG subsidi, Pertamina meminta masyarakat menghubungi Call Center 135.

Sementara itu, Plh Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina mengatakan pertemuan tersebut menghasilkan kesepakatan untuk memperkuat pengawasan distribusi LPG subsidi di lapangan.

Menurut Fadly, Pemerintah Kota Tanjungbalai dan Pertamina akan melakukan monitoring secara berkala terhadap agen maupun pangkalan guna memastikan distribusi berjalan sesuai aturan.

"Kami juga telah menyepakati tindak lanjut berupa rapat bersama seluruh agen dan pangkalan LPG di Kota Tanjungbalai pada pekan depan untuk membahas distribusi secara lebih rinci," ujarnya.

Fadly menegaskan berdasarkan data yang disampaikan Pertamina, kuota LPG subsidi yang dialokasikan untuk Kota Tanjungbalai saat ini masih mencukupi kebutuhan masyarakat sesuai ketentuan yang ditetapkan oleh Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas).

Meski demikian, pemerintah daerah tetap akan melakukan pengawasan agar distribusi LPG subsidi benar-benar tepat sasaran dan dapat dinikmati oleh masyarakat yang berhak.

Ia berharap sinergi antara Pemerintah Kota Tanjungbalai dan Pertamina dapat meningkatkan efektivitas pengawasan distribusi, mulai dari tingkat agen hingga pangkalan.

"Dengan kolaborasi yang baik, kami berharap mekanisme penyaluran LPG subsidi di Kota Tanjungbalai semakin tertib, transparan, dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat," kata Fadly.

Pertamina dan Pemerintah Kota Tanjungbalai sepakat terus memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan guna memastikan distribusi LPG subsidi berjalan lancar serta menghindari potensi kelangkaan di lapangan.*


(ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Bupati Asahan Sambut Kepulangan 240 Jamaah Haji, Satu Masih Dirawat di Makkah
Rico Waas Ajak Pelajar Berani Laporkan Pelecehan Seksual: Jangan Takut Bersuara
Air Mati Berhari-hari, LAPK Desak Tirtanadi Beri Kompensasi ke Pelanggan
45 Dapur MBG di Sumut Berhenti Beroperasi, Ini Penyebabnya
Banjir Berulang di Binjai, Tokoh Pemuda Desak Pemko Segera Benahi Drainase Jalan Sukarno Jaya
Legislator PDIP Kritik Kenaikan Pertamax: Dinilai Terkesan Tertutup dan Minim Komunikasi
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru