BREAKING NEWS
Senin, 22 Juni 2026

Zakiyuddin Harahap Minta Warga Jujur di Sensus Ekonomi 2026, Data Sosial Jadi Sorotan

Abyadi Siregar - Jumat, 19 Juni 2026 15:24 WIB
Zakiyuddin Harahap Minta Warga Jujur di Sensus Ekonomi 2026, Data Sosial Jadi Sorotan
Wakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap, saat menerima kunjungan perdana Tim BPS Kota Medan untuk pendataan di Rumah Dinas Wakil Wali Kota Medan, Jalan Gurila, Medan Perjuangan, Jumat (19/6/2026). (Foto: Dinas Kominfo Kota Medan)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN – Wakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap, menekankan pentingnya kejujuran masyarakat dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Ia menyebut kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperbaiki akurasi data sosial dan ekonomi, khususnya terkait pendataan warga miskin dan penyaluran bantuan sosial.

Hal tersebut disampaikan Zakiyuddin saat menerima kunjungan perdana Tim Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Medan untuk pendataan di Rumah Dinas Wakil Wali Kota Medan, Jalan Gurila, Medan Perjuangan, Jumat (19/6/2026).

Menurutnya, ketidaktepatan data selama ini kerap menimbulkan persoalan dalam penyaluran bantuan sosial, termasuk Program Keluarga Harapan (PKH).

Baca Juga:

"Pendataan 10 tahun sekali ini sangat krusial karena berkaitan langsung dengan bantuan PKH. Kita harus akui data warga miskin kadang belum akurat, sehingga ada yang seharusnya dapat justru tidak, dan sebaliknya," ujar Zakiyuddin.

Ia menambahkan, di era digital saat ini seharusnya proses pemetaan kondisi sosial masyarakat bisa dilakukan lebih akurat dan transparan dengan dukungan teknologi.

"Dengan perkembangan teknologi, data seharusnya bisa lebih mudah dan akurat. Semoga lewat sensus ini data kita benar-benar bersih," katanya.

Dalam suasana santai, Zakiyuddin juga sempat melontarkan candaan saat menjalani proses pendataan oleh petugas BPS.

"Banyak juga pertanyaannya, macam terdakwa kita," ujarnya sambil tertawa.

Meski demikian, ia tetap menegaskan pentingnya keterbukaan masyarakat dalam memberikan data yang sebenarnya, mulai dari kondisi ekonomi, pengeluaran, hingga aktivitas usaha.

"Kita harus jujur tentang kehidupan sehari-hari, biaya hidup, dan usaha. Ini penting agar data yang dihasilkan benar-benar tepat," tegasnya.

Sementara itu, Kepala BPS Kota Medan, Hafsyah Aprillia, menjelaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 menggunakan metode digital tanpa kuesioner kertas, sehingga proses pendataan lebih cepat dan terintegrasi.

"Dengan sensus ini, data ekonomi dan status sosial masyarakat akan ter-update secara menyeluruh dan valid," ujarnya.*

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Satgas PKH Selamatkan Aset Negara Rp371,1 Triliun, Dudung: Kedaulatan SDA Harga Mati
Peringati Hari Lansia Nasional, Rico Waas Luncurkan PKH Medan Makmur untuk 10.000 Lansia
Kuasa Hukum PT PMM Bantah Tuduhan Tak Kooperatif, Serahkan Dokumen Ekspor ke Kejagung
WAJIB TAHU! Kepala Desa Bogak Tegaskan Penentuan Desil Bansos Sepenuhnya Wewenang BPS
Qodari Ungkap Alasan Prabowo Perketat Pengawasan Ekspor Komoditas Strategis
INISIATOR Dorong Pemeritah Tingkatan Kesejahteraan Jaksa
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru