Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Bagi RE Nainggolan, keputusan cepat tersebut mencerminkan kepemimpinan yang memiliki empati dan rasa tanggung jawab terhadap masyarakat.
"Bayangkan kalau persoalan ini tidak segera ditangani. Ada 113 orang yang sudah menjalankan tugas membawa nama Sumatera Utara, tetapi terkendala untuk pulang. Perhatian seperti ini menunjukkan bahwa pemerintah benar-benar hadir," katanya.
Ketua MPKW Sumut-Aceh itu juga menilai perhatian terhadap kegiatan sosial, keagamaan, dan kemasyarakatan merupakan bagian penting dalam pembangunan daerah.
Menurutnya, keberhasilan seorang pemimpin tidak hanya diukur dari keberhasilan menjalankan program-program besar, tetapi juga dari kepekaan dalam merespons persoalan yang dihadapi masyarakat.
"Pemimpin yang baik adalah pemimpin yang mampu memberi rasa aman dan solusi. Apa yang dilakukan Gubernur Sumut dalam persoalan kontingen Pesparawi ini merupakan contoh kepemimpinan yang patut dihargai," ujarnya.
RE Nainggolan berharap kepedulian seperti itu terus menjadi karakter dalam penyelenggaraan pemerintahan di Sumatera Utara.
"Semoga semangat melayani dan kepedulian terhadap masyarakat terus menjadi budaya dalam kepemimpinan di Sumatera Utara," katanya.* (ad)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.