BREAKING NEWS
Rabu, 12 Agustus 2026

100 Persen Gratis, Kepulauan Nias Jadi Wilayah Pertama Program Sekolah Gratis Sumut

Abyadi Siregar - Rabu, 12 Agustus 2026 15:38 WIB
100 Persen Gratis, Kepulauan Nias Jadi Wilayah Pertama Program Sekolah Gratis Sumut
Wakil Gubernur Sumut Surya, bersama Bupati Nias Selatan Sokhiatulo Laia, didampingi sejumlah OPD meninjau SMK Negri 1 Teluk Dalam, sekaligus meninjau perekaman KTP Elektronik untuk siswa siswi SMK Negri 1 Teluk Dalam, jalan Pendidikan No 12 Kecamatan Telu
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

NIAS SELATANWakil Gubernur Sumatera Utara Surya menegaskan pendidikan menjadi salah satu kunci utama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendorong kemajuan daerah. Atas dasar itu, Kepulauan Nias menjadi wilayah prioritas dalam pelaksanaan Program Unggulan Bersekolah Gratis (PUBG).

Hal tersebut disampaikan Surya saat mengunjungi Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Teluk Dalam, Kabupaten Nias Selatan, Rabu (12/8/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Surya berdialog dengan kepala sekolah, guru dan para siswa. Ia juga melihat langsung pelaksanaan program pendidikan gratis yang diterapkan di wilayah Kepulauan Nias.

Baca Juga:

Surya mengatakan melalui PUBG, siswa SMA, SMK dan SLB di Kepulauan Nias tidak lagi dibebani pungutan pendidikan. Untuk tahap awal, Kepulauan Nias menjadi wilayah pertama yang mendapatkan program tersebut.

"Tentang pendidikan gratis, ini adalah tekad dari Bapak Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution, kita mau Sumut itu tingkat SMA, SMK, SLB itu harus pendidikannya gratis," kata Surya, didampingi Staf Ahli I PKK Sumut Titiek Sugiharti.

Menurut Surya, pendidikan merupakan salah satu indikator penting dalam meningkatkan status daerah tertinggal. Karena itu, peningkatan kualitas pendidikan menjadi salah satu perhatian Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

Ia mengatakan pendidikan merupakan pelayanan wajib pemerintah sekaligus instrumen penting untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

"Pendidikan adalah pelayanan wajib, pendidikan adalah salah satu indikator yang harus ditingkatkan untuk memajukan kesejahteraan masyarakat, inilah yang harus sama-sama kita lakukan," kata Surya.

Surya berharap program pendidikan gratis tersebut dapat memberikan kesempatan yang lebih luas bagi anak-anak di Kepulauan Nias untuk memperoleh pendidikan tanpa terbebani persoalan biaya sekolah.

Di hadapan para pelajar SMKN 1 Teluk Dalam, Surya juga berpesan agar siswa tidak melupakan jasa guru setelah menyelesaikan pendidikan.

Ia mengingatkan para siswa untuk tetap menghormati guru meskipun nantinya telah lulus, bekerja, berusaha atau mencapai kesuksesan.

"Anak-anakku sekalian, yang saya sayangi, kalau nanti sudah lulus, tamat, kalian bekerja, berusaha, sukses, ingat kepada guru kalian, jangan pernah kalian katakan itu bekas guru, jangan pernah," kata Surya.

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Partisipasi Sekolah Anjlok di Usia SMA, Pendidikan Aceh Diminta Fokus pada Mutu Belajar
1 Juta Sarjana Masih Menganggur, Ada Apa dengan Dunia Kerja di Indonesia?
Bingung Pilih Jurusan SMK? Ini 10 Bidang Keahlian yang Dibutuhkan Dunia Kerja
Kasus Korupsi Smartboard Tebing Tinggi: Eks Kadisdik Dituntut 9,5 Tahun Penjara, Wajib Bayar Uang Pengganti Rp3,2 Miliar
Peserta Pelatihan Kopdes Merah Putih Disebut Digaji Rp10 Juta, Kemhan Buka Suara
Prihatin 43 Mahasiswa Berhenti Kuliah karena Biaya, Bobby Nasution Siapkan Beasiswa di Poltekkes Gunungsitoli
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru