Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
NIAS SELATAN – Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya menegaskan pendidikan menjadi salah satu kunci utama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendorong kemajuan daerah. Atas dasar itu, Kepulauan Nias menjadi wilayah prioritas dalam pelaksanaan Program Unggulan Bersekolah Gratis (PUBG).
Hal tersebut disampaikan Surya saat mengunjungi Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Teluk Dalam, Kabupaten Nias Selatan, Rabu (12/8/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Surya berdialog dengan kepala sekolah, guru dan para siswa. Ia juga melihat langsung pelaksanaan program pendidikan gratis yang diterapkan di wilayah Kepulauan Nias.
Baca Juga:
Surya mengatakan melalui PUBG, siswa SMA, SMK dan SLB di Kepulauan Nias tidak lagi dibebani pungutan pendidikan. Untuk tahap awal, Kepulauan Nias menjadi wilayah pertama yang mendapatkan program tersebut.
"Tentang pendidikan gratis, ini adalah tekad dari Bapak Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution, kita mau Sumut itu tingkat SMA, SMK, SLB itu harus pendidikannya gratis," kata Surya, didampingi Staf Ahli I PKK Sumut Titiek Sugiharti.
Menurut Surya, pendidikan merupakan salah satu indikator penting dalam meningkatkan status daerah tertinggal. Karena itu, peningkatan kualitas pendidikan menjadi salah satu perhatian Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.
Ia mengatakan pendidikan merupakan pelayanan wajib pemerintah sekaligus instrumen penting untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
"Pendidikan adalah pelayanan wajib, pendidikan adalah salah satu indikator yang harus ditingkatkan untuk memajukan kesejahteraan masyarakat, inilah yang harus sama-sama kita lakukan," kata Surya.
Surya berharap program pendidikan gratis tersebut dapat memberikan kesempatan yang lebih luas bagi anak-anak di Kepulauan Nias untuk memperoleh pendidikan tanpa terbebani persoalan biaya sekolah.
Di hadapan para pelajar SMKN 1 Teluk Dalam, Surya juga berpesan agar siswa tidak melupakan jasa guru setelah menyelesaikan pendidikan.
Ia mengingatkan para siswa untuk tetap menghormati guru meskipun nantinya telah lulus, bekerja, berusaha atau mencapai kesuksesan.
"Anak-anakku sekalian, yang saya sayangi, kalau nanti sudah lulus, tamat, kalian bekerja, berusaha, sukses, ingat kepada guru kalian, jangan pernah kalian katakan itu bekas guru, jangan pernah," kata Surya.
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.