11 Terdakwa Kasus Ekspor Limbah Minyak Kelapa Sawit Didakwa Rugikan Negara Rp7,3 Triliun
JAKARTA Sebanyak 11 terdakwa dalam kasus dugaan korupsi ekspor Palm Oil Mill Effluent (POME) atau limbah minyak kelapa sawit periode 202
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN– Peringatan Hari Jadi Kota Medan ke-436 berlangsung istimewa dengan kehadiran para wali kota dari berbagai daerah di Indonesia yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI). Momentum tersebut dimanfaatkan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas untuk menegaskan komitmen menjadikan Medan sebagai kota yang tangguh, inklusif, dan maju untuk semua.
Upacara Hari Jadi Kota Medan digelar di Lapangan Batalyon Parako 463 Pasgat, Rabu (1/7/2026), dengan Rico Waas bertindak sebagai inspektur upacara. Perayaan tahun ini bertepatan dengan pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) APEKSI XVIII Tahun 2026 yang dipusatkan di Kota Medan.
Dalam amanatnya, Rico Waas mengatakan perjalanan Kota Medan selama 436 tahun merupakan hasil perjuangan panjang para pendahulu yang telah meletakkan fondasi pembangunan hingga menjadikan Medan sebagai salah satu kota metropolitan terbesar di Indonesia.Baca Juga:
"Kemajuan yang kita nikmati hari ini adalah hasil ikhtiar banyak generasi. Para pendahulu telah meletakkan pondasi, dan tugas kitalah melanjutkan pembangunan agar Medan terus memberikan kesempatan dan kesejahteraan bagi semuanya," ujar Rico.
Ia juga menyapa peserta upacara dengan salam multikultural khas Sumatera Utara seperti Horas, Mejuah-juah, Yahowu, hingga Ahoi sebagai simbol keberagaman yang menjadi identitas Kota Medan.
Menurut Rico, kepercayaan menjadikan Medan sebagai tuan rumah Rakernas APEKSI merupakan kehormatan sekaligus peluang strategis untuk memperkuat kerja sama antarpemerintah kota di Indonesia. Selain itu, kegiatan tersebut diyakini memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi dan sektor pariwisata di Kota Medan.
Rico menjelaskan tema Hari Jadi Kota Medan ke-436, yakni **"Medan Tangguh, Maju untuk Semua"**, mencerminkan semangat membangun kota yang adaptif terhadap perubahan sekaligus memastikan hasil pembangunan dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat.
Untuk mewujudkan visi tersebut, Pemerintah Kota Medan terus mendorong transformasi tata kelola pemerintahan melalui program Medan Satu Data, peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang pendidikan dan kesehatan, serta pembangunan kota yang humanis, inklusif, dan ramah bagi masyarakat.
"Membangun kota metropolitan bukan pekerjaan yang selesai dalam waktu singkat. Dibutuhkan kesinambungan, kolaborasi, dan komitmen jangka panjang agar pembangunan hari ini menjadi warisan terbaik bagi generasi mendatang," katanya.
Rico juga menyampaikan apresiasi kepada para wali kota terdahulu, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta seluruh masyarakat yang telah berkontribusi menjaga stabilitas dan mendukung kemajuan Kota Medan.
"Saya berharap seluruh pihak terus bersinergi untuk memperkuat semangat membangun kota yang lebih inklusif, maju, dan berkelanjutan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ucapnya.
Peringatan Hari Jadi Kota Medan ke-436 turut dihadiri Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap, Ketua DPRD Kota Medan Wong Chun Sen, unsur Forkopimda, para wali kota anggota APEKSI, wali kota terdahulu, konsul negara sahabat, serta sejumlah tamu undangan.
JAKARTA Sebanyak 11 terdakwa dalam kasus dugaan korupsi ekspor Palm Oil Mill Effluent (POME) atau limbah minyak kelapa sawit periode 202
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Dua pemuda asal Kecamatan Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur, M Ichsan (29) dan M Danil (30), ditangkap personel Subdit I Ditresnark
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) bersama pemerintah memfinalisasi rancangan Peraturan Presiden (Perpres) yang mengatur transportasi
NASIONAL
JAKARTA Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta menolak permohonan pengalihan penahanan menjadi tahanan rumah y
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Sumatera Utara, Titiek Sugiharti, mengajak seluruh anggota DWP untuk terus memberikan kont
PEMERINTAHAN
BANDA ACEH Perjanjian Helsinki atau Memorandum of Understanding (MoU) Helsinki merupakan kesepakatan damai antara Pemerintah Republik In
NASIONAL
MEDAN Polisi menangkap pria berinisial EFS, 21 tahun, yang diduga menganiaya seorang perempuan berinisial EW, 23 tahun, di Jalan KL Yos
HUKUM DAN KRIMINAL
BANDA ACEH Kepala Inspektorat Kota Banda Aceh berinisial FD, 52 tahun, dinonaktifkan sementara dari jabatannya setelah ditangkap Satuan
PEMERINTAHAN
JAKARTA Pemerintah mempercepat relokasi 65 sekolah yang terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Penyelesaian admi
NASIONAL
MEDAN Sensus ekonomi dinilai memiliki peran penting dalam menyediakan data yang menjadi dasar pemerintah menyusun kebijakan dan program
EKONOMI