Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Ia mengatakan tema Rakernas tahun ini, "Kota Tangguh, Indonesia Berdaulat," mengingatkan bahwa kemajuan Indonesia sangat bergantung pada kemampuan setiap kota menghadapi berbagai tantangan pembangunan.
Menurutnya, APEKSI menjadi wadah bagi pemerintah kota untuk saling berbagi pengalaman, bertukar praktik terbaik, serta mencari solusi bersama atas berbagai persoalan pembangunan daerah.
Usai mengikuti pembukaan, Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim bersama Ketua TP-PKK Mashandayani Mahyaruddin meninjau stan Pemerintah Kota Tanjungbalai.
Berbagai produk unggulan daerah dipamerkan, mulai dari kain dan pakaian ecoprint, tanjak, songket Melayu, hingga aneka produk UMKM seperti keripik ikan teri crispy, tauco, tas berbahan batok kelapa, tempat tisu berbahan kerang, minuman mangga, kue cucur, keripik, serta berbagai produk khas lainnya yang merupakan hasil binaan Dekranasda Kota Tanjungbalai, Dinas Perdagangan dan Perindustrian, serta Dinas Ketenagakerjaan, Koperasi, dan UMKM Kota Tanjungbalai.
Mahyaruddin menilai keikutsertaan Tanjungbalai dalam Indonesia City Expo menjadi kesempatan penting untuk memperkenalkan potensi daerah kepada pemerintah kota lain, pelaku usaha, maupun calon investor.
"Kota Tanjungbalai ingin memperkenalkan produk-produk unggulannya. Ini momentum bagi kita untuk saling mengenal yang diharapkan akan melahirkan kerja sama, mulai dari hal kecil hingga hal besar," katanya.
Ia berharap partisipasi Kota Tanjungbalai dalam Indonesia City Expo 2026 mampu membuka peluang investasi, memperluas pasar bagi produk UMKM lokal, serta memperkuat kolaborasi antardaerah demi mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.* (ad)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.