BREAKING NEWS
Minggu, 05 Juli 2026

BPBD Binjai Turunkan Satgas Bersihkan Drainase di Limau Mungkur, Antisipasi Banjir Saat Musim Hujan

Hadyan - Minggu, 05 Juli 2026 16:04 WIB
BPBD Binjai Turunkan Satgas Bersihkan Drainase di Limau Mungkur, Antisipasi Banjir Saat Musim Hujan
BPBD Kota Binjai mengerahkan puluhan personel Satgas untuk melaksanakan gotong royong membersihkan drainase dan sampah di Jalan Kedondong, Kelurahan Limau Mungkur, Kecamatan Binjai Barat, Minggu (5/7/2026). (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BINJAI – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Binjai mengerahkan puluhan personel Satuan Tugas (Satgas) untuk melaksanakan gotong royong membersihkan drainase dan sampah di Jalan Kedondong, Kelurahan Limau Mungkur, Kecamatan Binjai Barat, Minggu (5/7/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah mitigasi untuk mengantisipasi banjir sekaligus menjaga kebersihan lingkungan menjelang musim penghujan.

Kegiatan gotong royong dipimpin langsung Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Binjai, Rudi Iskandar Barus. Sebanyak 25 personel Satgas BPBD diterjunkan sejak pukul 08.00 WIB untuk membersihkan saluran drainase yang tersumbat, mengangkat tumpukan sampah liar, serta memangkas ranting pohon yang dinilai berpotensi membahayakan saat cuaca ekstrem.

Rudi Iskandar Barus mengatakan Jalan Kedondong merupakan salah satu kawasan yang kerap mengalami genangan ketika hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Karena itu, normalisasi drainase dilakukan agar aliran air kembali lancar dan risiko banjir dapat diminimalkan.

Baca Juga:

"Jalan Kedondong ini merupakan salah satu titik yang sering mengalami genangan saat hujan deras. Karena itu kami menurunkan Satgas untuk melakukan normalisasi saluran air dan mengangkat sedimen sebagai langkah mitigasi. Jangan menunggu banjir baru bergerak," ujarnya di sela kegiatan.

Dalam aksi gotong royong tersebut, petugas berhasil mengangkat sekitar dua ton sampah dan lumpur dari saluran drainase sepanjang kurang lebih 500 meter. Pembersihan dilakukan menggunakan satu unit mobil operasional serta sejumlah peralatan manual seperti cangkul, sekop, dan mesin pemotong rumput.

Kegiatan itu juga melibatkan perangkat kelurahan, kepala lingkungan (Kepling), Babinsa, serta warga sekitar yang ikut bergotong royong membersihkan lingkungan.

Menurut Rudi, penanggulangan bencana tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

"Kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan dan rutin bergotong royong merupakan kunci utama mencegah banjir. BPBD siap mendampingi masyarakat dalam upaya mitigasi bencana," katanya.

Pihak Kelurahan Limau Mungkur mengapresiasi langkah cepat BPBD Kota Binjai yang turun langsung membersihkan drainase di wilayah tersebut. Menurutnya, pendangkalan saluran air selama ini menjadi salah satu penyebab genangan ketika hujan turun dalam waktu cukup lama.

Selain melakukan pembersihan drainase, BPBD Kota Binjai juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan menghadapi musim penghujan. Warga diminta rutin memeriksa saluran air di depan rumah, memangkas pohon yang berpotensi tumbang, serta segera melaporkan apabila terjadi banjir, pohon tumbang, maupun kondisi darurat lainnya melalui Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD.

BPBD Kota Binjai memastikan kegiatan gotong royong serupa akan terus dilakukan secara bertahap di sejumlah titik rawan banjir. Di samping itu, sosialisasi mengenai mitigasi bencana juga akan terus digencarkan kepada masyarakat, sekolah, dan lingkungan kelurahan sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana.* (dh)

Editor
: Johan
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Satgas PRR Minta Anggaran Pemulihan Pascabencana Segera Direalisasikan, Fokus Bantu Penyintas
Satgas PRR Usulkan Bantuan Renovasi Rumah Rusak Berat Naik Jadi Rp80 Juta, Ini Alasannya
Waspada Erupsi! Ini Daftar 5 Gunung Api Berstatus Siaga di Indonesia
Satgas PRR Usulkan Dua Skema Baru, Percepat Pembangunan Hunian Tetap Pascabencana Sumatera
Satgas PRR Percepat Pembangunan 2.212 Huntap di Aceh Tamiang, Pemda dan Pemegang HGU Capai Kesepakatan
60 Hunian Tetap di Tanah Datar Rampung Dibangun, Harapan Baru bagi Penyintas Bencana
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru