Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
"Gabah susah. Tahun lalu kami minta dari Aceh, tapi tahun ini semuanya habis. Mereka juga kekurangan," kata Khairani.
Ia menambahkan, stok
beras di gudang saat ini hanya cukup untuk dua hingga tiga bulan ke depan.
Kondisi serupa juga terjadi di Kilang Padi AA.
Pemilik kilang, Ahun, menyebut produksi turun hingga 80 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Baca Juga:
"Sebulan ini hancur, gabah ga ada. Karena saat gabah panen raya kemarin, kita ga berani ambil banyak karena harga sudah tinggi. Ternyata, saat ini gabah susah didapat," kata Ahun.
Menurutnya, harga gabah yang tinggi membuat pihak penggilingan kesulitan menjaga produksi tetap stabil.
"Panen raya sudah habis. Kami paling punya stok hanya sampai satu bulan kedepan," katanya.
Ia juga mengaku saat ini tidak lagi memproduksi beras kemasan lima kilogram karena keterbatasan bahan baku.
Pemko Tanjungbalai menyatakan akan terus berkoordinasi dengan pihak penggilingan dan mencari langkah untuk menstabilkan pasokan beras di pasar agar tidak terjadi kelangkaan berkepanjangan.* (ad)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.