Sentuhan Humanis di Pidie! 500 Warga Antusias Serbu Bakti Kesehatan dan Terima Kursi Roda dari Polri
SIGLI Sekitar 500 warga mengikuti kegiatan bakti kesehatan yang digelar Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri di Lapangan Bola
NASIONAL
MEDAN – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengajak seluruh masyarakat menjaga toleransi dan merawat keberagaman sebagai modal sosial yang penting untuk mendukung pembangunan Kota Medan.
Menurutnya, keberagaman bukanlah penghalang, melainkan kekuatan yang harus terus dipelihara agar kehidupan masyarakat tetap harmonis.
Hal itu disampaikan Rico Waas saat membuka Sosialisasi Pengukuran E-Survey Indeks Harmoni Indonesia (IHAI) Kota Medan di Gedung PKK Kota Medan, Jumat (10/7/2026).Baca Juga:
Dalam sambutannya, Rico Waas mengatakan Indonesia dibangun di atas keberagaman suku, agama, budaya, dan adat istiadat.
Kondisi tersebut juga tercermin di Kota Medan yang dikenal sebagai miniatur Indonesia karena dihuni masyarakat dari berbagai latar belakang.
Untuk menggambarkan pentingnya keberagaman, Rico Waas mengibaratkan Kota Medan seperti sebuah taman yang dipenuhi berbagai jenis bunga dengan warna dan bentuk yang berbeda.
"Bayangkan kalau sebuah taman hanya punya satu bunga yang sama dari ujung ke ujung. Awalnya mungkin indah, tapi lama-lama kita bosan. Tapi bayangkan jika sebuah taman yang di dalamnya ada warna hijau, biru, kuning, ada rumput, ada bunga dengan tekstur berbeda. Itulah sebuah taman yang indah dan enak dipandang karena ada harmoni," kata Rico Waas.
Menurut Rico Waas, sikap saling menghormati dan menghargai perbedaan telah diajarkan sejak dini.
Karena itu, nilai-nilai tersebut harus terus dipertahankan agar kerukunan yang telah terbangun tidak berhenti pada generasi saat ini.
Ia meminta para camat dan seluruh elemen masyarakat menjadi agen harmoni dengan menyosialisasikan pentingnya pengisian E-Survey Indeks Harmoni Indonesia kepada masyarakat, terutama generasi muda.
"Kita hari ini mungkin sepakat di dalam ruangan ini, tetapi kita harus cek bagaimana dengan Gen Z dan Gen Alpha kita? Apakah mereka berpikir hal yang sama? Kita harus melakukan transfer knowledge kepada anak-anak kita agar perbedaan ini tidak menjadi pembatas, melainkan menjadi kekuatan yang memajukan ekonomi dan pembangunan kota kedepannya," tegasnya.
Rico Waas juga kembali mengingatkan makna semboyan "Medan Untuk Semua dan Semua Untuk Medan."
SIGLI Sekitar 500 warga mengikuti kegiatan bakti kesehatan yang digelar Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri di Lapangan Bola
NASIONAL
JOMBANG Presiden Prabowo Subianto optimistis Indonesia akan mengalami kebangkitan besar dalam beberapa tahun mendatang. Namun, Prabowo men
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menyoroti sejumlah siaran langsung atau live streaming aksi demonstrasi di depan Gedu
NASIONAL
JAKARTA Tembakan gas air mata kembali dilepaskan ke arah kerumunan massa di kawasan Jalan Gatot Subroto dan Jalan Pejompongan Raya, Jakart
PERISTIWA
LANGKAT Tim futsal putri SMK Negeri 2 Binjai berhasil meraih juara 2 dalam turnamen Piala RA CUP yang digelar di Gedung Olahraga Langkat.
OLAHRAGA
JAKARTA Anas Urbaningrum menilai perdebatan mengenai pernyataan Budi Arie di hadapan Presiden Joko Widodo soal kemungkinan perubahan sebel
POLITIK
MEDAN Mantan Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Kabag Tapem) Sekretariat Daerah Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Hendra Parwana Batubara
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menyatakan kesediaannya menjadi Orang Tua Asuh bagi para nazir wakaf di
PEMERINTAHAN
JAKARTA Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) menolak permohonan praperadilan yang diajukan mantan Jampidsus Febrie Adriansyah. Ha
NASIONAL
MEDAN Sebanyak 10 anggota Satuan Brimob Polda Sumatera Utara (Sumut) diberhentikan tidak dengan hormat (PTDH) setelah terbukti melakukan p
PERISTIWA