BREAKING NEWS
Kamis, 10 September 2026

Pemprov Sumut dan KKP Perkuat Sinergi Pulihkan Sektor Kelautan Pascabanjir

Abyadi Siregar - Kamis, 23 Juli 2026 18:31 WIB
Pemprov Sumut dan KKP Perkuat Sinergi Pulihkan Sektor Kelautan Pascabanjir
Pj Sekdaprov Sumut Sulaiman Harahap menerima kunjungan jajaran Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan di ruang kerja Sekda, Medan, Kamis (23/7/2026). (foto: Diskominfo Sumut YT Hariono)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memperkuat kerja sama untuk mempercepat pemulihan sektor kelautan dan perikanan di wilayah yang terdampak banjir.

Langkah ini diharapkan dapat membantu masyarakat kembali menjalankan aktivitas ekonomi, terutama para pelaku usaha perikanan.

Baca Juga:
Komitmen tersebut dibahas dalam pertemuan antara Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara, Sulaiman Harahap, dengan jajaran Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan di Kantor Gubernur Sumut, Medan, Kamis (23/7/2026).

Dalam pertemuan itu, kedua pihak membahas percepatan rehabilitasi sektor kelautan dan perikanan di daerah yang terdampak bencana.

Selain itu, mereka juga menyusun langkah untuk memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah agar program pemulihan berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.

Sulaiman Harahap mengapresiasi dukungan KKP terhadap upaya pemulihan di Sumatera Utara.

Menurutnya, bantuan dari pemerintah pusat akan membantu masyarakat yang terdampak agar dapat kembali menjalankan usaha dan meningkatkan perekonomian.

"Kami menyampaikan apresiasi atas dukungan Kementerian Kelautan dan Perikanan dalam membantu percepatan pemulihan pascabencana di Sumatera Utara. Sinergi ini diharapkan dapat menggerakkan kembali roda perekonomian masyarakat," ujar Sulaiman.

Pada kesempatan tersebut, Sulaiman juga menyoroti potensi besar sektor kelautan dan perikanan di Kepulauan Nias.

Menurutnya, kawasan itu memiliki sumber daya yang sangat menjanjikan sehingga perlu didukung dengan pembangunan sarana dan prasarana yang memadai.

"Kepulauan Nias memiliki potensi kelautan dan perikanan yang luar biasa. Dengan dukungan infrastruktur dan fasilitas yang memadai, potensi tersebut dapat menjadi salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi masyarakat," ujarnya.

Sementara itu, Direktur Prasarana dan Sarana Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan, Achmad Al-Farisi, mengatakan pihaknya mendapat amanah dari Menteri Kelautan dan Perikanan untuk memastikan bantuan pemulihan dapat disalurkan secara cepat, tepat sasaran, dan akuntabel.

Menurut Achmad, program rehabilitasi akan dilaksanakan di tiga provinsi, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Pelaksanaannya disesuaikan dengan tingkat kerusakan di masing-masing daerah dan ditargetkan berlangsung secara bertahap hingga tahun 2028.

KKP juga memastikan program tersebut tidak akan tumpang tindih dengan anggaran yang telah dialokasikan melalui APBN maupun APBD.

Baca Juga:

"Kami berharap dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam penyediaan data penerima bantuan secara by name by address agar seluruh bantuan dapat disalurkan secara tepat sasaran. Kami juga akan segera berkoordinasi dengan perangkat daerah terkait untuk mempercepat pelaksanaan program di lapangan," kata Achmad.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Sumut Timur Tumanggor, Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan Sumut Imaida Noor Hasibuan, serta sejumlah pejabat Unit Pelaksana Teknis (UPT) KKP di Sumatera Utara.

Kolaborasi antara Pemprov Sumut dan KKP ini diharapkan mampu mempercepat pemulihan sektor kelautan dan perikanan sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat pesisir yang terdampak bencana.* (ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Pemprov Sumut dan Pemkab Nias Perkuat Kolaborasi Tingkatkan Layanan Kesehatan di Kepulauan Nias
Pemprov Aceh dan Ulama Temui BWI Pusat, Kawal Kejelasan Status Wakaf Blangpadang
Mualem Ungkap Lima Persoalan Krusial di Aceh, dari Tambang Ilegal hingga LGBT
Viral! Anaknya Unggah Gaya Hidup Mewah dan BBM 15 Jeriken, Pejabat Gayo Lues Mengundurkan Diri
Bobby Nasution Walk Out dari Rapat Paripurna DPRD, PDIP Sumut Desak Permintaan Maaf
Kapolda Aceh Hadiri Rapat Forkopimda, Perkuat Kolaborasi Jaga Stabilitas Keamanan Daerah
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru