Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Selain itu, seluruh pihak diminta memastikan anak-anak terbebas dari berbagai bentuk kekerasan, eksploitasi, penelantaran, diskriminasi, perkawinan anak, pekerjaan anak, serta ancaman yang muncul di ruang digital.
Anak-anak juga didorong untuk berani menyampaikan pendapat, saling menjaga, dan ikut menciptakan lingkungan yang aman sesuai usia dan kapasitas mereka.
"Bangun masa depan mengandung pesan bahwa investasi terbaik bangsa bukan semata-mata pembangunan infrastruktur, melainkan pada setiap anak Indonesia. Ketika seluruh pihak bersatu melindungi anak dan memastikan hak-haknya terpenuhi, sesungguhnya kita sedang membangun fondasi masa depan bangsa yang lebih maju, adil, dan berkelanjutan," lanjutnya.
Nurmalini menyampaikan bahwa peringatan HAN tahun ini diikuti anak-anak dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk anak-anak yang membutuhkan perlindungan khusus.
Melalui tema yang diusung, pemerintah berharap kesadaran dan komitmen terhadap perlindungan serta pemenuhan hak anak semakin kuat di tengah berbagai tantangan yang terus berkembang.
"Semua ini bukan sekadar kampanye, tetapi gerakan bersama yang menghidupkan semangat gotong royong agar perlindungan anak menjadi budaya dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara," tutupnya.
Melalui peringatan Hari Anak Nasional 2026, Pemerintah Kota Tanjungbalai berharap seluruh masyarakat dapat mengambil peran dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan ramah bagi anak demi mewujudkan generasi masa depan yang berkualitas.* (ad)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.