BREAKING NEWS
Minggu, 26 Juli 2026

Ahmad Doli Kurnia dan Wali Kota Tanjungbalai Kunjungi Anak Korban Dugaan Kekerasan Seksual, Minta Kasus Diusut Tuntas

Muhammad Taufik - Minggu, 26 Juli 2026 11:39 WIB
Ahmad Doli Kurnia dan Wali Kota Tanjungbalai Kunjungi Anak Korban Dugaan Kekerasan Seksual, Minta Kasus Diusut Tuntas
Anggota DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung bersama Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim mengunjungi anak yang diduga menjadi korban kekerasan seksual di RSUD Dr. Tengku Mansyur Tanjungbalai, Sabtu, 25 Juli 2026. (foto: Pemkot Tanjungbalai)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

TANJUNGBALAI – Anggota DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung bersama Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim mengunjungi seorang anak berinisial ARM yang diduga menjadi korban kekerasan seksual terhadap anak di RSUD Dr. Tengku Mansyur Tanjungbalai, Sabtu, 25 Juli 2026.

Kunjungan tersebut dilakukan saat ARM menjalani pemeriksaan kesehatan.

Turut mendampingi jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) yang menangani perlindungan perempuan dan anak serta pihak terkait dalam penanganan kasus tersebut.

Baca Juga:

Dalam kesempatan itu, Ahmad Doli Kurnia Tandjung mengatakan tindak pidana kekerasan seksual terhadap anak merupakan persoalan serius yang mengancam masa depan generasi muda.

Menurutnya, kasus serupa masih banyak terjadi di berbagai daerah di Indonesia sehingga memerlukan perhatian semua pihak.

"Yang saya ketahui, tindak pidana seperti ini (pencabulan terhadap anak) sangat banyak terjadi di Indonesia, sehingga menjadi ancaman secara nasional bagi anak-anak," katanya.

Ahmad Doli menegaskan bahwa kekerasan seksual terhadap anak harus menjadi perhatian bersama karena dapat menimbulkan dampak jangka panjang terhadap kondisi fisik maupun psikologis korban.

Menurutnya, masyarakat tidak boleh menutup mata terhadap kasus-kasus serupa dan harus berani memberikan dukungan kepada korban agar mendapatkan perlindungan dan keadilan.

"Beberapa waktu lalu terjadi di Kabupaten Asahan, dari semula ada 4 korban berkembang menjadi dua puluh korban. Ini terjadi pula di Tanjungbalai. Asahan dan Tanjungbalai ini kampung saya, karenanya menjadi perhatian serius bagi saya dan tindak pidana ini harus dilawan," ujar ADK.

Ia juga mengimbau masyarakat yang mengetahui atau memiliki anggota keluarga yang menjadi korban agar segera melapor kepada aparat penegak hukum.

"Jika bapak dan Ibu warga Tanjungbalai yang mungkin anaknya menjadi korban pencabulan hendaknya segera melapor. Jangan takut," kata ADK mengimbau.

Terkait proses hukum, Ahmad Doli meminta penyidik Polres Tanjungbalai bekerja secara profesional dan mengusut perkara hingga tuntas.

"Sekalipun saat ini tersangka belum mengakui perbuatannya, saya menuntut kemampuan penyidik untuk menuntaskan kasus ini secara profesional, jangan sampai ada yang ditutup-tutupi atau dilindungi. Wajib tuntas secara terang-benderang. Termasuk mengungkap keterlibatan istri tersangka dalam peristiwa tersebut," tegas ADK.

Ia menambahkan, apabila perkara telah memasuki tahap penuntutan dan persidangan, jaksa maupun hakim juga diharapkan menjalankan tugas sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Selain itu, Ahmad Doli meminta Pemerintah Kota Tanjungbalai memberikan perhatian terhadap pemulihan psikologis korban dan memastikan hak anak untuk memperoleh pendidikan tetap terpenuhi selama proses hukum berlangsung.

Sementara itu, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Tanjungbalai, IPTU Benjamin Silaban, mengatakan penyidik telah menetapkan D sebagai tersangka setelah menemukan dua alat bukti yang cukup, meskipun yang bersangkutan belum mengakui dugaan perbuatannya.

Menurut Benjamin, penyidikan masih terus berlangsung untuk melengkapi alat bukti dan mendalami seluruh fakta dalam perkara tersebut.

Terkait perempuan berinisial AIK yang disebut-sebut memiliki keterkaitan dengan perkara tersebut, Benjamin mengatakan status hukumnya hingga saat ini masih sebagai saksi.

"Untuk tersangka, D tetap ditahan, sedangkan AIK untuk sementara dikembalikan kepada keluarganya," ujar IPTU Benjamin Silaban.

Kasus tersebut saat ini masih dalam proses penyidikan di Polres Tanjungbalai.

Aparat kepolisian menyatakan akan terus mengembangkan penyelidikan sesuai dengan alat bukti yang diperoleh dan ketentuan hukum yang berlaku.* (ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Wali Kota Mahyaruddin Pastikan Pemko Tanjungbalai Terus Dampingi Korban Dugaan Kekerasan Anak
DPC Partai Demokrat Kota Binjai Gelar Dialog Interaktif, Bahas Penguatan Ekonomi, Keadilan, dan Demokrasi
Polisi Buru Terduga Pelaku Kekerasan Seksual terhadap Siswi SMP di Batu Bara, Korban Trauma hingga Tak Mau Sekolah
Eks Ketua MK Arief Hidayat: Indonesia Masih Suram, Hukum Sangat Tajam ke Bawah tapi Tumpul ke Atas
Usai Jadi Tersangka TPPU, Akankah Febrie Adriansyah Ajukan Praperadilan?
30 Persen Penduduk Indonesia Adalah Anak-anak, UGM Ungkap Akses Kesehatan dan Pendidikan Belum Merata
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru