Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Selain membuka lapangan kerja baru, pengembangan industri berbasis gas juga dinilai mampu memperkuat daya saing ekonomi Aceh dalam jangka panjang.
"Prinsipnya sama-sama senang. Perusahaan dapat laba, Pemerintah Pusat ada pemasukan, Pemerintah Aceh dapat untung, dan terjadi multiplier effect ekonomi yang mendorong kesejahteraan masyarakat Aceh," kata Nurlis menyampaikan pandangan Mualem.
Pertemuan antara Hashim dan Mualem juga menjadi awal penguatan kerja sama antara pemerintah pusat dan Pemerintah Aceh dalam mengoptimalkan potensi energi daerah melalui investasi berkelanjutan dan pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Pemerintah Aceh, kata Nurlis, berkomitmen menciptakan iklim investasi yang aman dan kondusif bagi para investor.
Salah satunya melalui pemberian kepastian hukum serta kemudahan dalam proses perizinan.
"Memberikan kepastian bagi para investor. Memberi kemudahan dalam proses investasi, termasuk penyederhanaan dan percepatan pelayanan perizinan," ujar Nurlis.
Komitmen tersebut juga telah diarahkan langsung oleh Gubernur Mualem kepada Sekretaris Daerah Aceh, M Nasir Syamaun, agar memberikan pelayanan terbaik kepada para investor yang tertarik menanamkan modal di Aceh.
Dalam beberapa waktu terakhir, sejumlah pengusaha mulai menunjukkan minat untuk berinvestasi di Aceh, khususnya terkait potensi energi dari Blok Andaman.
Sekda Aceh M Nasir Syamaun mengatakan Pemerintah Aceh siap memberikan pelayanan terbaik sesuai arahan gubernur.
"Pemerintah Aceh melayaninya dengan baik. Kita menjalankan semua kebijakan yang telah diamanahkan Bapak Gubernur," ujar Nasir.
Dengan potensi energi yang besar dan dukungan investasi, Pemerintah Aceh berharap pengembangan sektor hilirisasi dapat menjadi motor baru pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Aceh.* (ad)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.