DPC PKN Binjai dan Langkat Solid Hadiri Rakornas Sumut, Siap Kerja Nyata untuk Rakyat
MEDAN Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) Kota Binjai dan Kabupaten Langkat menghadiri Rapat Koordinasi Nasio
POLITIK
ASAHAN — Tim Evaluasi Lomba Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Tingkat Provinsi Sumatera Utara Tahun 2026 melakukan evaluasi di Kabupaten Asahan, Kamis, 13 Agustus 2026.
Evaluasi dilakukan di sejumlah lokasi sesuai dengan lima kategori lomba yang diikuti TP PKK Kabupaten Asahan.
Lima kategori yang dievaluasi yakni Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K)-PKK, IVA Test, Tertib Administrasi PKK, Pola Asuh Anak dan Remaja (PAAR), serta Hatinya PKK.Baca Juga:
Untuk kategori UP2K-PKK, evaluasi berlangsung di Kelurahan Sentang, Kecamatan Kota Kisaran Timur, tepatnya di Aula Yayasan Pendidikan YPTQ Sentang.
Evaluasi IVA Test dilakukan di Kecamatan Air Joman, Tertib Administrasi PKK di Kecamatan Rahuning, PAAR di Kecamatan Sei Dadap, dan Hatinya PKK di Kecamatan Pulo Rakyat.
Ketua TP PKK Kabupaten Asahan, Ny. Yusnila Indriati Taufik, menyambut kedatangan Tim Evaluasi TP PKK Provinsi Sumatera Utara.
Menurut dia, evaluasi bukan hanya untuk mencari kekurangan, tetapi juga menjadi sarana pembinaan dan motivasi untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan program PKK.
"Program UP2K-PKK merupakan salah satu pilar penting dalam mewujudkan kemandirian ekonomi keluarga. Melalui UP2K, kita berupaya memberdayakan perempuan dan keluarga agar lebih kreatif, produktif serta mampu menggerakkan ekonomi mikro di lingkungan masing-masing," ujar Ny. Yusnila.
Ia mengajak seluruh kader dan kelompok binaan TP PKK menunjukkan capaian, inovasi, serta potensi yang telah dipersiapkan dalam lima kategori lomba.
Evaluasi, kata dia, harus dimanfaatkan untuk mendapatkan ilmu, saran, dan bimbingan dari Tim Evaluasi Provinsi.
Sambutan Bupati Asahan disampaikan Wakil Bupati Asahan Rianto, S.H., M.A.P.
Ia mengatakan bagi Pemerintah Kabupaten Asahan, pelaksanaan lima kategori lomba TP PKK bukan sekadar mengejar prestasi.
Menurut Rianto, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas pemberdayaan keluarga dan kesejahteraan masyarakat.
Program UP2K-PKK, kata dia, diarahkan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga melalui pengembangan usaha dan produk unggulan masyarakat.
Sementara IVA Test menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran dan deteksi dini kesehatan perempuan.
Adapun Tertib Administrasi PKK menjadi dasar agar seluruh program berjalan secara tertata, terukur, dan terdokumentasi dengan baik.
"Sedangkan melalui Pola Asuh Anak dan Remaja, kita ingin membangun keluarga yang mampu memberikan pengasuhan dan pendidikan yang baik kepada anak. Hatinya PKK juga mendorong keluarga untuk memanfaatkan pekarangan dengan baik sehingga dapat mendukung ketahanan pangan dan kebutuhan keluarga," jelasnya.
Rianto menegaskan seluruh program tersebut memiliki keterkaitan dalam membangun keluarga yang sehat, mandiri, tertib, dan sejahtera.
"Artinya, yang kita bangun bukan hanya prestasi dalam perlombaan, tetapi bagaimana program-program PKK ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," katanya.
Ia juga mengapresiasi para kader TP PKK dan kelompok binaan yang telah mempersiapkan diri menghadapi evaluasi tingkat Provinsi Sumatera Utara.
Rianto berharap kegiatan tersebut menjadi momentum bagi TP PKK untuk belajar, memperbaiki kekurangan, dan meningkatkan kualitas pelaksanaan program di Kabupaten Asahan.
Menurut dia, keberhasilan program PKK membutuhkan dukungan dan sinergi dari berbagai pihak.
Karena itu, perangkat daerah diminta terus memberikan pendampingan kepada TP PKK, kecamatan, kelurahan, desa, serta kelompok binaan agar berbagai program dapat berjalan secara berkelanjutan.
"Kita berharap hasil evaluasi ini menjadi bahan perbaikan bersama. Apa yang sudah baik dipertahankan dan ditingkatkan, sementara yang masih kurang harus segera diperbaiki," tegasnya.
Sementara itu, sambutan Ketua TP PKK Provinsi Sumatera Utara disampaikan Ketua Tim Evaluasi, Erni Afsari Nasution.
Ia mengapresiasi sekaligus mengucapkan selamat kepada desa, kelurahan, dan kecamatan yang berhasil memasuki tahap evaluasi tahun ini.
"Keberhasilan tersebut merupakan hasil dari kerja keras, komitmen serta sinergi seluruh jajaran Tim Penggerak PKK mulai dari tingkat desa/kelurahan, kecamatan hingga kabupaten," ujarnya.
Erni menjelaskan evaluasi merupakan bagian dari proses pembinaan yang sebelumnya diawali dengan penilaian administrasi, verifikasi dokumen, serta monitoring lapangan.
Seluruh tahapan tersebut dilakukan untuk melihat sejauh mana program PKK telah berjalan secara optimal, tertib administrasi, inovatif, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
"Oleh karena itu, kami berharap evaluasi hari ini menjadi sarana untuk menunjukkan capaian, inovasi dan praktik baik yang telah dilaksanakan, sekaligus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelaksanaan program PKK dalam memberdayakan keluarga dan masyarakat," katanya.
Erni berharap desa, kelurahan, dan kecamatan yang mengikuti evaluasi tahun ini dapat menjadi contoh serta inspirasi bagi daerah lain dalam menjalankan 10 Program Pokok PKK secara berkesinambungan.
Ia menegaskan evaluasi bukan semata-mata untuk menentukan pemenang.
Kegiatan tersebut juga menjadi bagian penting untuk memastikan program PKK terus berkembang, memberikan manfaat, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Asahan menyatakan terbuka terhadap saran, kritik, dan masukan dari Tim Evaluasi TP PKK Provinsi Sumatera Utara.
Evaluasi lima kategori lomba tersebut diharapkan menjadi momentum pembinaan untuk mewujudkan keluarga di Kabupaten Asahan yang sehat, mandiri, produktif, tertib, dan sejahtera.* (ad)
MEDAN Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) Kota Binjai dan Kabupaten Langkat menghadiri Rapat Koordinasi Nasio
POLITIK
JAKARTA Anggota DPD RI/MPR RI Bustami Zainudin menilai penyematan julukan Bapak Infrastruktur kepada Presiden ke7 RI Joko Widodo (Jok
NASIONAL
BANDA ACEH Tokoh perdamaian Aceh sekaligus mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) mengajak seluruh elemen masyarakat memanfaatkan 21
NASIONAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby Nasution menegur Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Kota Pemata
PEMERINTAHAN
JAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membeberkan perkembangan terbaru terkait gempa bumi yang mengguncang Nusa T
NASIONAL
SOLOK Percepatan pemulihan pascabencana di Kabupaten Solok dan Kota Solok, Sumatera Barat, terus dikebut. Sejumlah sektor menjadi priori
NASIONAL
AGAM Pembangunan hunian tetap (huntap) bagi masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, mulai memasuki tahap pelaksa
NASIONAL
NAGAN RAYA Pemerintah Kabupaten Nagan Raya, Aceh, mempercepat pemanfaatan tambahan Dana Transfer ke Daerah (TKD) untuk memulihkan lahan
NASIONAL
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Kenduri Diraja Negeri Deli yang akan digel
PEMERINTAHAN
JAKARTA Jumlah korban meninggal dunia akibat gempa bumi magnitudo (M) 7,7 yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu
PERISTIWA